Berapa Dana Yang Dibutuhkan Bank Muamalat?

Bisnis.com,26 Jan 2018, 13:29 WIB
Penulis: Abdul Rahman
Bank Muamalat/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. diperkirakan akan mendapat tambahan modal Rp4,5 triliun lewat pembelian saham oleh PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk.

Namun, tambahan modal tersebut dinilai hanya cukup untuk membuat Bank Muamalat kembali pada kondisi normal.

Presiden Direktur Karim Consulting Indonesia (KCI) Adiwarman Karim mengatakan, Bank Muamalat butuh dana lebih dari Rp4,5 triliun agar bisa berekspansi.

"Kalau Rp4,5 triliun itu hanya kebutuhan modal. Tapi kalau mau tumbuh perkiraannya sekitar Rp20 triliun," katanya kepada Bisnis, Kamis (25/1/2018).

Dana tersebut bisa dalam bentuk deposito ataupun obligasi syariah (sukuk).

Oleh karena itu, kata Adi, Bank Muamalat bukan hanya butuh investor yang mampu menyetorkan modal Rp4,5 triliun, tetapi yang punya koneksi bisnis luas. Koneksi tersebut diharapkan dapat membuat Bank Muamalat punya nilai lebih.

"Bukan sekedar setor Rp4,5 triliun, tapi yang bisa membawa nilai lebih ke Muamalat. Yang bisa membesarkan bisnis Muamalat," imbuhnya.

Muamalat adalah bank umum pertama di Indonesia yang menerapkan prinsip Syariah Islam dalam menjalankan operasionalnya.

Didirikan pada 1991 yang diprakarsai oleh MUI dan Pemerintah Indonesia. Muamalat resmi beroperasi pada 1992.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini