BTPN Buka Peluang Kembangkan Sistem Pembayaran QR Code

Bisnis.com,09 Feb 2018, 11:40 WIB
Penulis: Ropesta Sitorus
Suasana tanya jawab dalam Entrepreneur Networking Forum, di Balikpapan, Jumat (24/2).JIBI-Nadya Kurnia

Bisnis.com, BALI – Tren perkembangan sistem pembayaran dengan QR Code (quick response code) yang mulai banyak dilakukan oleh lembaga financial technology kini dianggap sebagai peluang bagi perbankan. Salah satunya PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) yang membuka peluang untuk masuk dalam penyediaan layanan digital tersebut.

Menurut Direktur BTPN Anika Faisal perbankan harus menangkap peluang tersebut dan memahami perkembangan gaya hidup dan kemauan konsumen.

“QR code buat pebankan ini sebuah peluang. Masing-masing bank mesti punya kemampuan mencari apa yang dinginkan konsumen dan bagaimana kita melakukannya dengan baik,” ujarnya dalam diskusi dengan media di La Lucciola, Seminyak, Bali, Kamis (9/2/2018) malam.

Anika menerangkan permintaan konsumen semakin menuntut kemudahan, kecepatan dan kepraktisan dalam aktivitas perbankan. Bank perlu membuat terobosan dengan tetap memperhatikan unsur manajemen risiko.

“Apa yang dilakukan oleh Tokopedia dan lain-lain itu adalah banking activities, sebagai institusi bank itu harus bisa lebih lincah menangkap peluang yang ada. Mengubah itu tidak mudah dan investasinya tidak murah, tetapi harus,” tuturnya.

Lebih lanjut, Anika mengatakan pihaknya masih belum menentukan investasi yang akan disiapkan untuk pengembangan QR Code. Pihaknya juga masih terbuka untuk berkolaborasi dengan perusahaan fintech yang menyediakan layanan tersebut.

“Kalau tidak bisa bikin sendiri ya berkolaborasi. Kami sih kalau bisa mendapatkan partner yang bagus dan cocok, ya mau-mau saja [untuk mengembangkan layanan QR Code] seperti dulu kami tidak bikin e-money sendiri, tapi kolaborasi BPTN WOW dengan produk Tcash dari Telkomsel,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fajar Sidik
Terkini