Pemkot Denpasar Gandeng 55 Perusahaan Peringati May Day

Bisnis.com,26 Apr 2018, 13:28 WIB
Penulis: Ema Sukarelawanto
Ilustrasi.

Bisnis.com, DENPASAR—Pemkot Denpasar mengajak 55 perusahaan di Denpasar untuk mengerahkan pekerjanya memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei dengan cara berbeda.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi mengatakan sekitar 1.500 pekerja diharapkan terlibat dalam momentum perinatan Hari Buruh Internasional yang dipusatkan di Taman Kota Denpasar.

“Kami ingin mengisi peringatan ini dengan berbagai aktivitas yang berbeda dari tahun sebelumnya,” katanya seusai menemui Plt Wali Kota Denpasar, Kamis (26/4/2018).

Menurut Rai Anom 55 perusahaan telah diminta untuk mengirimkan sekitar 20 karyawan untuk mengikuti jalan santai, apel bendera, dan pembagian hadiah.

"Kegiatan ini untuk memberikan apresiasi kepada pekerja walaupun hari libur. Kita telah meminta waktu setengah hari untuk bergembira. Kami ingin memfasilitasi, memberikan apresiasi kepada para pekerja," ujarnya.

Kegiatan ini, kata Rai Anom, juga merupakan ajang silahturahmi antara para pekerja. Pada kesempatan itu pemkot akan memberikan penghargaan kepada lima perusahaan yang memiliki sistem hubungan industrial yang bagus. Begitu juga kesejahteraan karyawan di perusahaan yang dinilai sudah sangat baik.

Penghargaan ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk meningkatkan komunikasi antara pekerja dan manajemen perusahaan yang lebih baik. Ia menyebut misalnya perusahaan telah memiliki perjanjian kerja bersama, upah yang diberikan sesuai UMK, dan mengikutkan karyawan program BPJS ketenagakerjaanya.

Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara meminta peringatan Hari Buruh Internasional dipersiapkan dengan matang karena melibatkan banyak tenaga kerja.

“Kegiatan ini sangat bagus, apa lagi kita menggandeng perusahaan berjaringan internasional, agar terorganisasi dengan baik dan memberikan kesan bagi para pekerja yang terlibat,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Miftahul Ulum
Terkini