Bank UOB Siapkan Promo Kredit Ramadan

Bisnis.com,08 Mei 2018, 15:57 WIB
Penulis: Ilman A. Sudarwan
Bank UOB Indonesia./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank UOB Indonesia menyiapkan promo kartu kredit untuk bulan Ramadan baik untuk transaksi offline maupun online. Promo khusus yang diberikan akan disesuaikan dengan berbagai segmen pemegang kartu kredit.

Head of Cards and Payments UOB Indonesia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai program kartu kredit khusus Ramadan yang berkaitan dengan jasa makanan dan minuman, jasa travel, dan jasa belanja daring.

“Ramadan transaksi pasti naik, dari UOB kita kami mencoba supaya nasabah tetap setia menggunakan kartu kreditnya dengan memberikan tawaran-tawaran yang relevan. Untuk yang lebih suka mass product kita sediakan programnya, untuk yang suka lebih mahal juga kita siapkan. Makanan dan minuman saja, kita sudah kerja sama dengan sekitar 1.000 gerai,” katanya, Selasa (8/5) di Jakarta.

Selain menyediakan promo Ramadan, UOB juga secara spesifik menyasar konsumen milenial. Dessy mengatakan, generasi ini mencatatkan pertumbuhan spending kartu kredit yang signifikan pada 2017, yakni 79%.

Adapun, dari total volume transaksi kartu kredit UOB pada 2017 mencapai sekitar Rp8 triliun. Dari jumlah tersebut, volume transaksi segmen milenial mencapai 30%. Sedangkan dari sisi pemegang kartu, generasi milenial memiliki porsi 37% dari sekitar 400.000 pemegang kartu kredit UOB saat ini.

Melihat potensi tersebt, Bank UOB meluncurkn produk kartu kredit YOLO (You Only Live Once) yang secara khusus ditujukan untuk segmen konsumen milenial pada usia 21-35 tahun. Produk ini menawarkan beragam fitur yang sesuai dengan prioritas keseharian milenial Indonesia.

Produk kartu kredit ini mensyaratkan calon pemegang kartu harus memiliki penghasilan minimum Rp4 juta perbulan. Tidak ada minimum besaran transaksi yang dikenakan, hanya disyaratkan dalam 1 bulan pemegang kartu minimal melakukan transaksi satu kali.

Presiden Direktur UOB Indonesia Kevin Lam mengatakan bahwa milenial akan membentuk demografi terbesar di Indonesia dan berperan sebagai tulang punggung perekonomian seiring dengan laju pertumbuhan belanja mereka.

“Dengan berfokus kepada kebutuhan perbankan dan gaya hidup milenial melalui produk yang dirancang sesuai dengan mereka, kami berharap dapat mendukung generasi ini saat mereka memulai karier dan berusaha mencapai berbagai tujuan hidup,” jelasnya.

Menurut data Biro Pusat Statistik (BPS), pada 2017 terdapat 80 juta generasi milenial yang lahir pada tahun 1980-2000. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi 94 juta orang atau sekitar 35% dari jumlah total populasi Indonesia pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farodilah Muqoddam
Terkini