Ini Kesan Menko Darmin Nasution Saat Tinjau Proyek MRT

Bisnis.com,11 Jun 2018, 20:47 WIB
Penulis: Ipak Ayu H Nurcaya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meninjau proyek Stasiun MRT Senayan yang secara keseluruhan fase I sudah mencapai progres 92%, Senin (11/6/2018) | sumber: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sore ini (11/6/2018), meninjau proyek pengerjaan MRT stasiun Senayan. Menurutnya, kesan pertama dari proyek ini adalah modern, apik, dan lapang.

Dirinya menyebut, proyek ini juga sebagai pembentuk budaya baru masyarakat ke depan.

"Kita akan memulai hidup modern, dengan perkiraan jarak tempuh yang tidak akan pernah meleset lagi," katanya, Senin (11/6/2018).

Darmin bercerita moda transportasi MRT, sebenarnya sudah menjadi kendaraan sehari-hari ketika menempuh sekolah di Paris. Sehingga, setiap perkembangan dan modernisasi tranportasi di Indonesia akan selalu disambut baik olehnya maupun pemerintah pada umumnya.

Moda transportasi yang baru akan memberikan efek bergulir pada perubahan kebiasaan hidup, tempat tinggal, hingga mengenal daerah di masyarakat.

Sehingga setiap adanya pegembangan transportasi baru, bagi Mantan Gubernur Bank Indonesia ini adalah suatu langkah besar.

"Nanti dalam jarak 15 km-20 km kita sudah bisa dengan pasti menentukan jadwal pergi dan pulang, tidak ada lagi keterlambatan setengah jam menjadi normal karena semua akan berjalan tepat waktu," katanya.

Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo menambahkan, nantinya stasiun MRT Senayan akan mulai diujicobakan setelah Asean Games atau sekitar September.

Pada uji coba tersebut dirinya memastikan sebuah kelengkapan akan terpenuhi mulai dari rel, pengaman tiap gerbong, mesin tiket, dan lainnya.

"Sekarang laporan progresnya sudah 92%, Pak Menko menyambut baik dan harapannya nanti tidak akan mengecewakan masyarakat," katanya.

Adapun stasiun MRT Senayan akan menjadi salah satu dari enam stasiun bawah tanah MRT Jakarta fase 1. Secara keseluruhan MRT fase 1 akan memiliki 13 stasiun.

Tujuh stasiun dibangun melayang, yaitu stasiun Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangara, serta enam stasiun bawah tanah yaitu stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas dan Bundaran HI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Achmad Aris
Terkini