Status Halal Vaksin MR Belum Jelas, Riau Jalan Terus

Bisnis.com,01 Agt 2018, 15:44 WIB
Penulis: Arif Gunawan
Vaksin Measles Rubella/Reuters
Bisnis.com, PEKANBARU--Pemprov Riau tetap melaksanakan program imunisasi MR pada Agustus dan September, meski status halal dari vaksin MR atau campak rubella belum dikeluarkan dari Majelis Ulama Indonesia.
 
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengatakan imunisasi MR ini merupakan program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.
 
"Jadi ini yang kami lakukan ini merupakan fase kedua, fase pertama dilaksanakan di Pulau Jawa dan sudah selesai. Fase kedua di luar Jawa dan kami saat ini melaksanakan [imunisasi MR] di Riau," katanya, Rabu (1/8/2018).
 
Untuk di daerah, sebagian pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten/kota di Riau sudah meminta pemerintah setempat agar memberhentikan imunisasi MR karena belum adanya fatwa halal MUI. 
 
Andi Rachman mengatakan kalau perihal tersebut merupakan domainnya MUI, sehingga dia menyerahkan hal itu kepada MUI untuk menjelaskan. Riau  tentu mengharapkan kepada Kemenkes bisa berkomunikasi dengan MUI untuk membahas masalah ini.
 
"Saya tidak tahu secara teknis. Apakah si pemegang merek imunisasi belum melakukan sertifikasi halal, kami harap Kemenkes dapat mendorongnya. Ini tentu domainnya MUI. Sedangkan yang kami lakukan tadi [pencanangan imunisasi] itu sebagai program pemerintah," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini