Prabowo: Kawasan Timur Adalah Masa Depan Indonesia

Bisnis.com,21 Nov 2018, 19:24 WIB
Penulis: Jaffry Prabu Prakoso
Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat mengunjungi Pondok Pesantren Darul Qur'an Salafiyah di Demakijo, Karangnongko, Klaten, Jawa Tengah, Selasa (30/10/2018)./ANTARA-Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com,  JAKARTA – Calon Presiden Prabowo Subianto memiliki strategi sendiri untuk menciptakan dan membangun kesejahteraan bagi masyarakat Timur Indonesia. 

Dia menilai Indonesia Timur punya potensi untuk berkembang menjadi lebih baik dengan membangun sektor pariwisata. 

“Timur adalah masa depan Indonesia. Saya pikir pariwisata akan menjadi salah satu sektor kita yang paling menguntungkan dan turis-turis akan tertarik untuk pergi ke tempat-tempat yang bebas polusi dan Indonesia Timur memiliki potensi yang besar,” katanya di Jakarta, Rabu (21/11/2018). 

Selain strategi pembangunan melalui sektor pariwisata, peserta pemilihan presiden nomor urut 02 itu juga memiliki cara ampuh dalam pengembangan energi terbarukan dan sumber daya terbarukan yang akan dikembangkan di wilayah timur Indonesia. 

Hal itu diharapkan membuat masyarakat seperti Papua, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi bisa menghasilkan energi untuk kepentingan pembangunan daerahnya. 

Prabowo optimistis bahwa jika dia bersama Sandiaga Uno terpilih dan memenangkan pemilu 2019 maka kehidupan masyarakat di Indonesia Timur akan menjadi lebih baik lagi. 

“Sekali lagi, bukan kebijakan yang agresif atau rakus, yang merusak lingkungan demi keuntungan jangka pendek,” ucapnya. 

Ketua Umum Partai Gerindra ini berharap rakyat Indonesia bisa memberikan kepercayaan dan mandat kepada dirinya dan Sandi memimpin Indonesia dengan menjalankan visi misi untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik dalam menciptakan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. 

“Kami memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi, komitmen kuat untuk mengurangi angka kemiskinan, komitmen kuat untuk mengurangi kesenjangan pendapatan, komitmen kuat untuk menyediakan kebutuhan dasar untuk masyarakat, kebaikan terbesar untuk jumlah besar orang Indonesia, bukan kekayaan terbesar bagi segelintir orang Indonesia,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Sutarno
Terkini