Bank Sinarmas Siap Rilis Uang Elektronik

Bisnis.com,05 Des 2018, 22:03 WIB
Penulis: Ilman A. Sudarwan
Bank Sinarmas/Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Sinarmas Tbk. menargetkan dapat meluncurkan layanan uang elektronik atau e-money pada tahun depan. Rencana tersebut diharapkan membantu perseroan untuk memperluas basis nasabah dan meningkatkan transaksi.

Direktur Bank Sinarmas Miko Andjidjaja mengatakan bahwa perseroan telah mengantongi izin pengoperasian layanan tersebut dari Otoritas Jasa Keuangan. Namun, peluncuran produk tersebut baru akan dilaksanakan pada pertengahan tahun depan.

“Kami punya e-money, baru dapat izinnya, mungkin pertengahan tahun depan sudah mulai soft launch,” katanya kepada Bisnis, Rabu (5/12/2018).

Dia menuturkan, strategi tersebut seiring dengan bergesernya pangsa pasar perbankan yang turut memengaruhi arah bisnis perseroan. Bank milik Sinarmas Group itu mulai melirik produk solusi keuangan yang sesuai dengan generasi milenial.

“Ke depannya ini era milenial yang potensinya besar sekali, dan mereka maunya yang cepat, mudah, dan murah, walaupun dana mereka terbatas, tapi jumlah mereka banyak sekali, sekarang mereka semua pakai gawai,” jelasnya.

Guna menyesuaikan dengan kondisi tersebut, lanjutnya, perseroan tidak akan menambah jumlah kantor cabang fisik pada tahun depan. Sebanyak 410 kantor cabang yang dimiliki akan dimaksimalkan dan dilakukan remodelling untuk meningkatkan branding.

Di sisi lain, dia menyampaikan, perseroan memproyeksikan transaksi melalui kantor cabang akan semakin berkurang dan beralih ke transaksi digital. Ke depan kantor cabang fisik, lanjutnya, akan lebih difungsikan untuk memfasilitas kebutuhan nasabah lanjut usia.

Selain pengembangan uang elektronik, ungkapnya, perseroan berupaya meningkatkan fasilitas perbankan berbasis gawai, atau mobile banking untuk menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Menurutnya, dalam 3 tahun depan, mayoritas transaksi nasabah sudah beralih melalui mobile banking.

“Peningkatan, kami memang digital juga masih baru, target sih kalau sudah berhasil itu bisa 95% transaksi lewat mobile, karena nasabah sudah tidak mau jauh-jauh. Namun ke depan, cabang masih dibutuhkan karena orang Indonesia masih suka melihat kantor cabang,” jelasnya.

Saat ini, nilai transaksi mobile banking perseroan per bulan mencapai sekitar Rp1 triliun. Pada tahun depan, dia menargetkan jumlah transaksi dapat meningkat sampai dengan 10 kali lipat. “Tapi butuh waktu, untuk orang mengenal Sinarmas lebih baik, supaya lebih comfort.”

Selain itu, dia menambahkan, perseroan terus memperluas kemitraan untuk meningkatkan transaksi nasabah. Salah satunya dengan menggaet perusahaan dagang elektronik, dan menyediakan fasilitas transaksi yang terintegrasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini