Akuisisi 3 Entitas, BRI Kucurkan Rp822 Miliar

Bisnis.com,27 Des 2018, 17:15 WIB
Penulis: Nirmala Aninda
Nasabah bertransaksi melalui mesin ATM di galeri e-banking Bank BRI, di Jakarta, Selasa (12/9)./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. meneken akta jual beli saham tiga entitas dengan total transaksi senilai Rp822,09 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Bursa Efek Indonesia, BRI telah menandatangani akta jual beli saham PT Danareksa Investment Management dan PT BRI Ventura Investama pada 20 Desember 2018.

Selain itu, BRI meneken akta jual beli saham PT Danareksa Sekuritas pada 21 Desember 2018.

Melalui keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan BRI Bambang Tribaroto mengatakan, perseroan telah mengambil alih sebesar 67% saham PT Danareksa Sekuritas yang sebelumnya digenggam oleh PT Danareksa (Persero).

"BRI dan Danareksa telah menandatangani akta jual beli saham PT Danareksa Sekuritas yang sebelumnya dimiliki oleh Danareksa sebanyak 67% dari total seluruh saham yang diterbitkan oleh Danareksa Sekuritas," ujarnya dikutip Bisnis , Kamis (27/12/2018).

Dari informasi sebelumnya nilai dari transaksi jual beli saham tersebut sebesar Rp447 miliar.

Pada kesempatan berbeda, perseroan meneken akta jual beli saham Danareksa Investment Management sebanyak 35% atau senilai Rp372 miliar. Dengan mengakuisisi dua anak usaha Danareksa, total dana yang dikucurkan BRI mencapai Rp819 miliar.

Selain itu, BRI mengumumkan aksi jual beli 97,61% saham BRI Ventura Investama atau BRI Ventures yang sebelumnya dimiliki oleh PT Bahana Artha Ventura.

Dalam transaksi ini BRI membeli sebanyak 15.874 saham yang diterbitkan oleh BRI Ventures milik Bahana Artha Ventura senilai Rp3,09 miliar.

Dari keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Jumat (21/12), Tribaroto menyampaikan, pelaksanaan transaksi mengakibatkan BRI Ventures menjadi anak perusahaan yang terkonsolidasi dengan BRI.

"[Dengan ini] diharapkan dapat mendukung tercapainya aspirasi BRI untuk menyediakan layanan keuangan terintegrasi," katanya.

Setelah proses akuisisi, BRI Ventures akan dikembangkan menjadi corporate venture capital atau perusahaan modal ventura yang diarahkan untuk melakukan aliansi strategis dengan perusahaan rintisan atau starup.

Bisnis perseroan akan fokus pada penyaluran modal perusahaan startup yang masih tahap pertumbuhan dan memiliki potensi untuk bersinergi dengan bisnis Grup BRI.

Sejak didirikan pada 1998, bisnis BRI Ventures bergerak pada penempatan modal, pembelian convertible bond, pembelian notes atau bonds, pembiayaan terhadap bisnis produktif, manajemen modal ventura, layanan berbasis komisi (fee-based services) dan kegiatan bisnis lain yang disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Sebagai tambahan, pasca akuisisi ini BRI mempertahankan kepemilikan saham sebesar 35% pada Bahana Artha Ventura. (Nirmala Aninda)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini