IFC Siap Kucurkan Kredit ke Trans Corp US$275 Juta

Bisnis.com,18 Feb 2019, 20:47 WIB
Penulis: Fajar Sidik
Logo IFC

Bisnis.com, JAKARTA - IFC, bagian dari Grup Bank Dunia, mendukung pengembangan bisnis ramah lingkungan melalui paket pinjaman kepada Trans Corpora (Trans Corp), anak usaha CT Corpora (CT Corp) senilai US$275 juta. Fasilitas pinjaman itu diberikan untuk mendukung pengembangan bisnis Trans Corp di sektor ritel, pariwisata, dan properti di seluruh Indonesia. 

Dalam siaran pers IFC yang diterima Bisnis.com, Senin (18/2/2019), dijelaskan bahwa investasi itu akan digunakan untuk mendukung pengembangan gerai ritel Trans Corp di 25 kota sampai dengan tahun 2025. Investasi tersebut akan mendorong pengembangan jaringan ritel modern di Indonesia dalam rangka memperluas akses konsumen terhadap produk-produk yang berkualitas. Investasi ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan jaringan distribusi lokal, dengan melibatkan lebih banyak lagi pemasok lokal dan usaha kecil menengah (UKM).

Ekspansi Trans Corp di sektor ritel ini diharapkan dapat menciptakan lebih dari 30.000 lapangan kerja baru di Indonesia.  Melalui sektor ini, Trans Corp bekerjasama dengan lebih dari 6.000 pemasok – di mana hampir 70%  adalah UKM.  Disamping itu, secara tidak langsung diperkirakan sekitar 23.000 lapangan kerja akan tercipta di sektor pertanian dan distribusi.

“Kami merasa bangga dapat menjalin kerjasama dengan lembaga dunia terkemuka yang memiliki pengalaman, jaringan, dan pengetahuan yang luas seperti IFC. Dukungan IFC ini akan membantu kami mengembangkan usaha dan menghadirkan produk dan layanan yang inovatif kepada para konsumen sekaligus berinvestasi pada masa depan mereka dengan menerapkan praktek bisnis yang lebih berkesinambungan,” ungkap Chairul Tanjung, Chairman CT Corp. 

Sejalan dengan prioritas strategis Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sektor pariwisata, yang didukung oleh pinjaman Bank Dunia senilai US$300 juta, fasilitas pinjaman IFC ini juga akan digunakan untuk membantu Trans Corp mengembangkan usahanya di sektor pariwisata. Melalui kerjasama dengan Accor, sebuah perusahaan manajemen hotel berskala internasional, Trans Corp berencana membangun 30 hotel baru dengan hampir 6.000 kamar di seluruh Indonesia.

Di samping itu, Trans Corp sedang membangun lebih dari 10.000 unit apartemen dengan harga yang terjangkau di berbagai lokasi guna memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat kelas menengah sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi defisit hunian yang tengah dihadapi Indonesia.

Trans Corp juga berkomitmen untuk mengimplementasikan konsep bangunan yang ramah lingkungan – bernilai sedikitnya US$275 juta – yang memenuhi standar EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) dari IFC.   Sebagaimana diketahui, bangunan dan gedung di Indonesia adalah pengguna energi terbesar ketiga yang diperkirakan mengkonsumsi sekitar 27% dari total konsumsi energi nasional.

Jika tidak dikelola dengan baik, konsumsi energi dari gedung dan bangunan tersebut berpotensi meningkat hingga mencapai 39% dari total energi pada tahun 2030.

“IFC senang dapat menggandeng kelompok usaha terkemuka seperti CT Corp. Paket pembiayaan ini bertujuan untuk memaksimalkan pengembangan sektor swasta guna mendukung salah satu tujuan utama IFC yaitu menciptakan lapangan kerja,” ujar Nena Stoiljkovic, Regional Vice President IFC untuk Asia & Pasifik.

”Dengan mendorong inovasi dan investasi dari sektor swasta, Indonesia dapat memacu pertumbuhan ekonomi melalui berbagai macam proyek yang berkesinambungan,” tambah Nena.  

Kemitraan antara IFC dan CT Corp terjalin ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Philippe Le Houerou, CEO dari IFC dan Chairul Tanjung pada Oktober 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fajar Sidik
Terkini