Event Internasional Dongkrak Kinerja DYAN  

Bisnis.com,30 Mar 2019, 09:55 WIB
Penulis: Anitana Widya Puspa

Bisnis.com, JAKARTA-- PT Dyandra Media International Tbk. mencatatakan pendapatan sebesar Rp1,035 triliun, naik sekitar 20,2% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp 861,2 miliar.

Perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE) menyebutkan ontribusi terbesar pendapatan berasal dari pendapatan acara sekitar 58,0%.

Presiden Direktur Dyandra, Rina R. Maksum, menjelaskan, kenaikan pendapatan dan laba cukup signifikan itu berasal dari beberapa penyelenggaraan even internasional pada semester II/2018. beberapa di antaranya merupakan event-event internasional, seperti Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) – World Bank Group (WBG) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang didukung unit bisnis PT Nusa Dua Indonesia (Venue Owner & Hall Management Business) dan The 18th Asian Games yang didukung oleh unit bisnis PT Samudra Dyan Praga dan PT Sinar Dyandra Abadi yang bergerak di bidang Supporting Event.

Peningkatan pendapatan tersebut mencapai laba brutoberdampak pada laba bruto sebesar Rp340,7 miliar tahun 2018 atau tumbuh 57,2%, dimana gross profit margin mengalami peningkatan menjadi sebesar 32,9% dibandingkan tahun lalu sebesar 25,2%.

Manajemen juga berhasil mencapai laba usaha positif sebesar Rp100,7 miliar dibanding tahun sebelumnya yang masih negatif, pencapaian ini diikuti pula dengan operasional profit margin yang menjadi positif pada level sekitar 9,7%. Dyandra mencatatkan laba bersih sebesar Rp76,60 miliar atau meningkat hingga 1,18% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini dicapai atas peningkatan margin yang cukup signifikan terutama pada lini bisnis pendapatan acara, di sisi lain juga terdapat penurunan beban keuangan yang berasal dari penurunan pinjaman berbunga atas disvestasi anak usaha,”jelasnya melalui keterangan resmi Jumat (29/3/2019).

Rina berharap, sepanjang 2019 Dyandra mampu mempertahankan kinerja dan mengeksekusi rencana-rencana bisnis yang sudah disiapkan. Salah satunya, fokus pada event-event raksasa bertaraf nasional dan internasional. Dari sisi pameran Business to Business (B2B), Indonesia International Furniture Expo (IFEX), telah sukses diselenggarakan pada 11–14 Maret 2019 yang lalu. Ajang bergengsi bertema mebel dan kerajinan terbesar bertaraf internasional yang memasuki tahun ke enam, berbuah hasil yang memuaskan. Tahun ini, nilai on the spot transaction tercatat sebesar US$370 juta dengan nilai follow up transaction mencapai US$900 juta. Sehingga total transaksi selama IFEX 2019 mencapai US$ 1,270 miliar. Tercatat ada lebih dari 12.000 visitors dan buyers dari 129 negara.

Awal tahun ini, DP juga akan menggelar konser John Mayer Asia Tour dan berhasil menjual 10.000 tiket lebih. Dyandra Mas Entertainment juga menggelar Disney on Ice yang mengusung Mickey's Super Celebration pada 24–28 April 2019 dengan jumlah tiket terjual mencapai 38.000 tiket untuk 12 show selama lima hari. Total tiket event yang menyasar segmen keluarga ini sudah habis terjual sekitar lebih dari 70%.

Ekspansi Event lain yang juga bertaraf internasional f adalah Telkomsel Indonesia International Motor Show. Sekitar 350 perusahaan di industri otomotif dan 28 merek kendaraan roda empat dan roda dua berpartisipasi dalam event ini.

Selain strategi fokus pada event raksasa, Dyandra juga berniat mengakuisisi beberapa perusahaan industri MICE dalam waktu dekat. Dyandra, melalui DP, juga akan berekspansi ke bidang bisnis Edutainment Park. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Mia Chitra Dinisari
Terkini