Pemkot Surabaya Ingin Toko Kelontong Punya Koperasi

Bisnis.com,15 Apr 2019, 21:13 WIB
Penulis: Peni Widarti
Ilustrasi./Bisnis.com-Fariz Fadhillah

Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menginginkan agar toko kelontong di Surabaya memiliki koperasi agar usaha kelontong dapat berkembang secara mandiri dan sejahtera.

“Saya ini memaksakan untuk membentuk koperasi toko kelontong karena saya ingin sekali keuntungannya bisa dikembalikan untuk warga, dan untuk anggotanya, Enak to? Tapi kalau bapak-ibu beli di tempat lain keuntungannya ya diambil orang lain,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam rilis, Senin (15/4/2019).

Dia mengatakan pemkot akan mengupayakan pembelian barang melalui akses agen yang harganya relatif lebih murah dibandingkan umumnya, sehingga pemilik toko kelontong bisa mengambil keuntungan lebih layak.

Selain itu, Risma meminta agar seluruh pengurus koperasi agar tidak hanya menjual barang-barang atau kebutuhan pada umumnya, tapi barang apa saja yang bisa diproduksi oleh warga, dapat dipasarkan melalui koperasi tersebut.

“Misalkan setelah ini Lebaran ini, ada warganya yang membuat kue kering ataupun punya tanaman cabe boleh juga dijual di koperasi,” imbuhnya.

Selain meminta toko kelontong membentuk koperasi, Pemkot Surabaya juga berupaya mendorong para pengusaha toko kelontong ini dengan menggelar pembinaan pengelolaan usaha koperasi toko kelontong yang diikuti 120 peserta yang terdiri dari 12 anggota Rusunawa Surabaya.

“Nanti setiap tiga bulan sekali toko kelontong Surabaya ini akan kita evaluasi,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Miftahul Ulum
Terkini