Tambah Kepemilikan di BDMN dan BBNP, MUFG Transaksi Saham Rp49,6 Triliun

Bisnis.com,30 Apr 2019, 00:05 WIB
Penulis: Ropesta Sitorus
Logo MUFG

Bisnis.com, JAKARTA – The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc (MUFG) lewat MUFG Bank, Ltd, kembali meningkatkan kepemilikannya di PT Bank Danamon Indonesia Tbk. serta di PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. lewat transaksi tunai senilai total Rp49,6 triliun.  

Dalam transaksi crossing saham yang dilakukan pada Senin (29/4/2019), MUFG menambah kepemilikan saham di Bank Danamon (BDMN) menjadi 94 persen dan di Bank Nusantara Parahyangan (BBNP) menjadi sebesar 99,9 persen.

Mengutip keterangan yang disampaikan di situs resmi MUFG, transaksi ini disebut sejalan dengan rencana penggabungan usaha yang telah diumumkan sebelumnya, bahwa kepemilikan saham di Bank Danamon akan secara bertahap dinaikkan dari sebelumnya 40 persen menjadi 94 persen. Hal ini merupakan tahapan ketiga dari rencana akuisisi terhadap Bank Danamon yang telah efektif dimulai sejak 26 Desember 2017.

Sejalan dengan itu, kepemilikan saham MUFG di Bank Nusantara Parahyangan kembali ditingkatkan sebesar 7,9 persen menjadi 99,9 persen.

Perincian transaksi saham yang diakuisisi MUFG pada hari ini sebesar 5.174.089.400 saham atau sebesar 54 persen dengan nilai akuisisi Rp9.590 per lembar saham (US$0,68). Adapun total nilai transaksi crossing saham Bank Danamon sebesar Rp46,62 triliun atau setara dengan US$3.506 juta.

Sementara itu, crossing saham Bank Nusantara Parahyangan yang dilakukan hari ini, sebanyak 736.578.439 saham atau sebesar 92,1 persendengan nilai pembelian Rp4.088 per saham atau setara US$0,29. Total nilai pembelian sahamnya sebesar Rp3,011 triliun atau setara US$213 juta.

Seperti diberitakan sebelumnya, merger antara Bank Danamon dan Bank Nusantara Parahyangan masih berjalan serta direncanakan mulai efektif pada 1 Mei 2019.

Bank Nusantara Parahyangan akan melebur ke dalam Bank Danamon sebagai bank hasil merger.  Setelah merger, MUFG akan menguasai 9.196.854.799 saham Bank Danamon yang setara dengan kepemilikan 94,1 persen saham di entitas bank hasil merger tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Margrit
Terkini