Bunga Deposito Bertenor Pendek Mulai Turun

Bisnis.com,31 Mei 2019, 11:38 WIB
Penulis: Farodilah Muqoddam
Ilustrasi deposito./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Suku bunga simpanan perbankan bergerak bervariasi. Sampai dengan April 2019, suku bunga deposito berjangka pendek tercatat menurun, sedangkan bunga deposito bertenor lebih panjang masih mencatatkan kenaikan.

Berdasarkan data Analisis Uang Beredar yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada Jumat (31/5/2019), rata-rata tertimbang bunga deposito perbankan bertenor 1 bulan mengalami penurunan dari 6,48% pada Maret 2019 menjadi 6,80% pada April 2019.

Sementara itu, suku bunga deposito tenor 3 bulan dan 6 bulan tercatat relatif stabil masing-masing sebesar 6,83% dan 7,36%.

Di sisi lain, suku bunga deposito bertenor lebih panjang yakni 12 bulan dan 24 bulan tercatat meningkat dari posisi 6,87% dan 7,26% pada Maret 2019, menjadi 6,93% dan 7,29% pada April2019.

Pada kesempatan sebelumnya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tren suku bunga simpanan perbankan mulai melandai dan cenderung stabil. Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti mengatakan stabilitas suku bunga simpanan menjadi indikasi perbankan telah berhasil menyesuaikan diri dengan kebijakan bank sentral.

 “Akan ada penurunan LPS Rate seiring dengan kebijakan moneter yang lebih akomodatif,” katanya dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Kementerian Keuangan, pekan lalu.

Destry melanjutkan, agresifivitas perbankan mengkerek imbal hasil dari penempatan dana masyarakat di bank diperkirakan akan berakhir pada tahun ini. Sepanjang tahun lalu LPS mencatat bank menaikan suku bunga simpanan sebesar 105 bps untuk mata uang rupiah, sedangkan valuta asing naik hingga 150 bps. Hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan sebesar 175 bps.

Dari pantauan LPS pada periode Maret—April 2019, rata-rata suku bunga simpanan di bank mulai menunjukkan tren penurunan.

Rata-rata bunga deposito rupiah (rata-rata bergerak 22 hari) dari bank benchmark LPS pada per April 2018 mencapai 6,14%, turun 3 bps dari posisi akhir Maret 2019. Demikian pula suku bunga minimum yang turun 1 bps ke posisi 5,02% dan suku bunga maksimum yang turun 5 bps ke posisi 7,25%. Pada periode yan sama bunga deposito valas cenderung naik secara terbatas.

Tren kenaikan lanjutan pada bunga simpanan perbankan diperkirakan telah berakhir seiring berakhirnya kenaikan suku bunga acuan dan adanya perbaikan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang memberikan ruang bagi likuiditas perbankan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farodilah Muqoddam
Terkini