Bank Mayapada Siap Turunkan Bunga Kredit, Ini Syaratnya

Bisnis.com,13 Jun 2019, 10:08 WIB
Penulis: M. Richard
Bank Mayapada/Ilustrasi-Bisnis.com-David Eka Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mayapada International Tbk. menyatakan akan mempercepat ekspansi penyaluran kredit apabila Bank Indonesia menurunkan suku bunga kebijakan BI 7 Day (Reverse) Repo Rate. 

Saat ini, BI 7DRR berada pada level 6%, tidak bergerak sejak periode November 2018. Sebelumnya, suku bunga kebijakan bergerak naik secara bertahap sejak Mei 2018 dari posisi 4,25%.

Direktur Kepatuhan Bank Mayapada Rudy Mulyono menuturkan bahwa penurunan suku bunga kebijakan BI akan berpengaruh pada penurunan biaya dana yang memberi kesempatan perseroan untuk menurunkan suku bunga kredit dan mempercepat penyalurannya. 

"Kita ikuti saja dulu perkembangan ke depannya seperti apa. Yang jelas Bank Mayapada berharap pemangkasan suku bunga acuan akan turut mendorong lebih rendahnya suku bunga kredit sehingga fungsi intermediasi bisa lebih kami tingkatkan," kata Rudy, Rabu (12/6/2019). 

Berdasarkan laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Maret 2019 Bank Mayapada, suku bunga kredit korporasi tercatat 10,60%, ritel 12,20%, Mikro 14,20%, KPR 11,90%, dan Non KPR 12,00%. 

Meski tak seberapa besar potensi penurunan suku bunga kredit ke depannya, tetapi Bank Mayapada akan menggenjot pertumbuhan penyaluran kredit ke sektor Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) hingga dua digit tahun ini.  

Pasalnya, Kredit UMKM Bank Mayapada masih di bawah 5%, atau jauh dari target 20% berdasarkan ketentuan regulator. 

Sebagai informasi, hingga kuartal I/2019 Bank Mayapada berhasil menyalurkan kredit sebesar R65,95 triliun, naik 11,81% (year-on-year/yoy).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Farodilah Muqoddam
Terkini