LinkAja dan Go-Jek Bekerja Sama, Transaksi Nontunai Bakal Meluas

Bisnis.com,09 Jul 2019, 11:47 WIB
Penulis: Muhammad Khadafi
Chief Executive Officer LinkAja Danu Wicaksana memberikan penjelasan, di Jakarta, Kamis (4/7/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Kerja sama antara PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) akan mendorong gerakan transaksi nontunai. Pasalnya, keduanya akan dapat melakukan penetrasi hingga ke transaksi harian masyarakat.

"[Kerja sama itu] tentu akan membuat gerakan non tunai akan lebih luas," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko kepada Bisnis, Senin (8/7/2019).

Berdasarkan data Bank Indonesia, transaksi uang elektronik tumbuh signifikan dalam tiga tahun terakhir. Baik secara volume dan nilai transaksi uang elektronik naik hingga 2--3 kali lipat secara tahunan.

Sementara itu, Direktur Konsumsi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Handayani mengatakan bahwa pihaknya belum dapat menghitung potensi bisnis dari kerja sama antara LinkAja dengan Go-Jek. Seperti diketahui, BRI akan menjadi satu bank penyedia sumber dana.

"[Kontribusinya] tapi masih sangat kecil sekali dibandingkan transaksi lainnya," jelasnya.

Adapun, saat ini porsi kepemilikan saham Fintek Karya Nusantara terdiri atas Telkomsel yang memiliki porsi saham terbesar yakni 25%. Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing memiliki 20% saham. BTN dan Pertamina masing-masing 7%, dan sisanya Jiwasraya sebesar 1%.

Namun, komposisi tersebut masih ada kemungkinan berubah. Pasalnya, sejumlah perusahaan negara lain diproyeksikan akan ikut menyertakan modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Emanuel B. Caesario
Terkini