Implementasi GCG Tekan Biaya Operasional Bank, Persaingan Akan Kian Ketat

Bisnis.com,11 Jul 2019, 09:35 WIB
Penulis: M. Richard
Ilustrasi/ GCG

Bisnis.com, JAKARTA—Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) pada bank kecil secara penuh akan sangat mempengaruhi peningkatan beban operasional.

Presiden Direktur PT Bank Mestika Dharma, Tbk. Achmad S Kartasasmita menuturkan implementasi GCG secara penuh merupakan suatu hal yang sangat berkaitan erat dengan beban operasional.

Peningkatan beban operasional tersebut, lanjutnya, akan berpengaruh pada kinerja bank untuk mencetak laba dan meningkatkan volume bisnis selanjutnya.

"GCG pembahasan yang cukup luas. Namun, GCG ini mengatur banyak hal dan tidak jarang melibatkan biaya dan tenaga yang banyak untuk memastikan bahwa seluruh aturan dipenuhi agar bank dinilai taat aturan," katanya kepada Bisnis, Rabu (10/7/2019).

Dia menjelaskan, di tengah disrupsi industri perbankan, yakni dengan masuknya finansial teknologi yang tak begitu banyak aturan, perbankan khususnya bank kecil telah berupaya semampunya untuk tetap comply terhadap aturan ini.

Bahkan, tak jarang upaya tersebut justru mendorong bank untuk meningkatkan volume bisnis.

Meski tak menyebut secara gamblang, Achmad sangat berharap ada insentif tambahan dari otoritas dalam setiap implementasi aturan yang berpengaruh terhadap nilai kepatuhan.

"Kami ada tambahan cadangan untuk PSAK 71. Lalu, ada lagi implementasi keuangan berkelanjutan yang nantinya mewajibkan kami menyewa konsultan," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Bukopin Eko Tbk. Rachmansyah Gindo tidak menampik adanya biaya tambahan dalam penerapan GCG. Hanya saja, perseroan sejauh ini masih mempunya kemampuan finansial dan sumber daya manusia yang cukup kuat untuk memenuhi tuntutan dari aturan GCG.

"Iya pasti ada korelasi, kalau mau kita tarik. Tetapi sejauh in kita masih cukup kuat dan tetap bisa comply," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Emanuel B. Caesario
Terkini