MTF Terbitkan Surat Utang Rp3 Triliun, Dipakai untuk Ekspansi

Bisnis.com,01 Agt 2019, 07:58 WIB
Penulis: Anggara Pernando

Bisnis.com, JAKARTA – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) memastikan seluruh dana Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance (PUB IV) Tahap II Tahun 2019 digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor.

Direktur Utama MTF Arya Suprihadi menuturkan pencarian pendanaan melalui obligasi merupakan upaya perusahaan memperoleh alternatif sumber pembiayaan untuk mendukung ekspansi perusahaan. Ia menyebutkan tingginya permintaan PUB IV oleh pasar keuangan di atas ekspektasi perusahaan.

“Kami bangga dengan tercapainya [target penyerapan] dana sebesar Rp2 triliun dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Mandiri Tunas Finance Tahap II Tahun 2019. Nilai tersebut yang melebihi ekspektasi kami yang semula memperkirakan pencapaian dana dalam obligasi ini sebesar Rp 1 triliun,” kata Arya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/8/2019).

Menurut Arya, PUB IV dirancang dapat menarik minat pasar dengan nilai nominal sebanyak-banyaknya sebesar Rp 3 triliun. Pada awal 2019 perusahaan telah menyelenggarakan penerbitan obligasi tahap I dengan nilai Rp1 triliun.

MTF sendiri, katanya, memiliki kinerja keuangan yang baik. Ini dibuktikan dengan diperolehnya rating peringkat hutang jangka panjang idAA+ (Double A plus) dari Pefindo.

“Sedangkan jaminan obligasi ini adalah jaminan fidusia berupa piutang performing sekurang-kurangnya sebesar 60 persen dari nilai pokok Obligasi yang terhutang,” katanya.

Obligasi PUB IV tahap II terbagi menjadi dua seri, yakni seri A senilai Rp1,34 triliun dengan tingkat bunga 8,9 persen per tahun yang akan jatuh tempo pada 26 Juli 2022. Sementara itu, seri B senilai Rp658 miliar dengan tingkat bunga 9,5 persen yang akan jatuh tempo pada 26 Juli 2024.

Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ini adalah PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas. Sedangkan bertindak sebagai Wali Amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: M. Taufikul Basari
Terkini