5 Berita Populer Finansial, Bank BUMN Biayai Proyek Listrik Perusahaan JK dan Asuransi Jiwa Kembangkan Layanan Digital

Bisnis.com,13 Agt 2019, 19:00 WIB
Penulis: Oliv Grenisia
Pekerja mengatur arah mesin bor di area Tailrace Tunnel proyek PLTA Jatigede, di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (6/4)./Antara-Aprillio Akbar

1. 3 Bank BUMN Biayai Proyek Listrik Perusahaan Jusuf Kalla Senilai Rp9,8 Triliun

Tiga bank pelat merah terlibat dalam sindikasi kredit senilai US$689,75 juta atau setara Rp9,8 triliun kepada PT Kerinci Merangin Hidro, anak usaha PT Bukaka Teknik Utama Tbk, perusahaan milik keluarga Jusuf Kalla yang saat ini menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia.

Perusahaan swasta penyalur listrik tersebut mendapatkan pembiayaan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., sebagai mandated lead arranger (MLA) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. sebagai MLA dan bookrunner. Baca selengkapnya di sini

2. Asuransi Jiwa Kembangkan Layanan Digital, Perkuat Kanal Pemasaran

Pelaku industri asuransi jiwa aktif mengembangkan layanan digital guna memperkuat kanal pemasaran keagenan yang diyakini masih potensial.

Chief Agency Officer PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), Rusli Chan, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan saluran distribusi tersebut. Baca selengkapnya di sini

3. Perpres Iuran BPJS Kesehatan Disinyalir Bakal Segera Dirilis

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sinyal bahwa Presiden Joko Widodo akan mengeluarkan peraturan presiden mengenai iuran Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"BPJS Kesehatan, terkait iuran dan lain-lain, nanti disampaikan secara lebih komprehensif. Baca selengkapnya di sini

4. Incar Potensi Dana Rp10 Triliun, Muamalat Buka Tabungan Kurban

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. meluncurkan Tabungan iB Hijrah Rencana Kurban bertepatan dengan peringatan Hari Raya Iduladha 1440 H yang berlangsung di Gedung Zakat Centre BAZNAS, Bandung, Jawa Barat (12/8/2019).

Potensi dana kurban di masyarakat Indonesia tergolong besar. Baca selengkapnya di sini

5. Semester I/2019 BNI Bukukan Pendapatan Fee dari Trade Finance Rp623 Miliar

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang membukukan kenaikan dua digit dari pendapatan berbasis komisi (fee based income/FBI) dari bisnis pembiayaan perdagangan.

Direktur Treasuri dan Internasional Bank BNI Rico Rizal Budidarmo menyebutkan pertumbuhan pendapatan berbasis komisi dari pembiayaan perdagangan mengalami peningkatan setiap tahun. Baca selengkapnya di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini