BRI Permudah Penyaluran KUR untuk Nasabah Mekaar Naik Kelas

Bisnis.com,09 Sep 2019, 18:26 WIB
Penulis: Lalu Rahadian
Penyerahan KUR PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. kepada nasabah Mekaar Naik Kelas di Labuan Bajo, NTT, Senin (9/9/2019)./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada 15 nasabah program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang sudah naik kelas.

Penyaluran KUR kepada nasabah Mekaar dilakukan di Labuan Bajo, NTT, Senin (9/9/2019) dan dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno, Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto dan Direktur Bisnis Mikro BRI Supari.

Menurut Supari, BRI memfasilitasi nasabah Mekaar yang telah dinyatakan lulus dalam proses pembinaan oleh PNM (Permodalan Nasional Madani) untuk mendapatkan akses pembiayaan KUR Mikro BRI. Penerima KUR harus terdaftar sebagai nasabah aktif.

“Kriteria nasabah Mekaar naik kelas diantaranya menjadi nasabah aktif, tidak pernah mempunyai tunggakan angsuran selama menjadi nasabah, memiliki prospek usaha yang baik dan memerlukan pembiayaan dari perbankan serta mempunyai catatan yang baik,” kata Supari dalam keterangan tertulis kepada wartawan.

Emiten berkode BBRI ini memberi kemudahan syarat bagi nasabah Mekaar yang sudah naik kelas dan hendak mengajukan kredit. Kemudahan itu diantaranya, nasabah cukup mendapat rekomendasi PNM. Kemudian, mereka harus memiliki kegiatan usaha.

Pembiayaan terhadap nasabah Mekaar yang naik kelas tidak dipungut agunan tambahan. Pencairan KUR juga dijamin cepat dan pembiayaan langsung masuk rekening tabungan.

“Syarat lain yakni nasabah tidak sedang memiliki kredit produktif di bank lain serta tidak pernah menunggak angsuran,” ujarnya.

Selain memberi pembiayaan, BRI juga melakukan pendampingan dan pelatihan bagi nasabah Mekaar naik kelas. Pendampingan dan pelatihan ini dijalankan melalui program BRIncubator. Sinergi antara BRI dengan PNM ini diharap dapat menciptakan usaha produktif berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menjalankan usaha, mendapatkan kemudahan dalam mengakses pasar serta meningkatkan inklusi keuangan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: M. Taufikul Basari
Terkini