Bank CTBC Dukung Gerakan Sadar Pola Hidup Sehat serta Peningkatan Literasi dan Budaya Baca

Bisnis.com,08 Okt 2019, 09:26 WIB
Penulis: MediaDigital

Bisnis.com, Jakarta, 6 Oktober 2019 – PT Bank CTBC Indonesia [CTBCI] hari ini menggelar Acara CTBCI Family Fun Walk 2019.

Acara yang dibuka oleh Iwan Satawidinata, Presiden Direktur CTBCI, ini diikuti oleh jajaran manajemen perusahaan, karyawan beserta keluarga yang berdomisili di area Jakarta dan sekitarnya.

Dalam acara ini, hadir pula Trini Haryanti selaku Direktur Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia [YPPI].

Pada pembukaan acara, Iwan Satawidinata dengan didampingi oleh Titiek Tjahjadi selaku HR and Administration Group Head CTBCI menyampaikan, bahwa CTBCI menyambut baik dan mendukung aksi GERMAS atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Selama tiga bulan, sejak bulan Juli hingga September 2019 lalu, seluruh karyawan CTBCI terlibat kegiatan Healthy Challenge, sebagai upaya peningkatan kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat secara fun.

“Kegiatan CTBCI Healthy Challenge diikuti beberapa kelompok karyawan yang masing-masing terdiri dari 5 orang. Mereka menentukan sendiri target kumulatif berat badan selama 3 bulan dengan kewajiban per orang minimal 5,000 gerakan langkah per hari,” demikian disampaikan oleh Iwan.

Hari ini, bersamaan dengan kegiatan hari minggu bebas kendaraan bermotor (Car Free Day), kelompok pemenang diumumkan.

“Sekalian mengajak keluarga karyawan berpartisipasi dalam gerakan sadar pola hidup sehat dengan jalan santai sejauh 2,5 kilometer di area sekitar kantor pusat CTBCI. Acara ini pun sekalian untuk meningkatkan engagement karyawan dan keluarganya dalam perusahaan tempatnya bekerja sehari-hari,” Titiek menambahkan.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara berupa penyerahan ratusan buku bacaan dari CTBCI kepada YPPI.

Buku-buku yang diserahkan tersebut terkumpul sebagai bentuk nyata partisipasi karyawan CTBCI dalam mendukung pentingnya peningkatan literasi dan minat baca masyarakat.

Ada pun Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia terpilih sebagai rekan untuk penyebaran buku-buku tersebut karena adanya kesamaan tujuan dengan CTBCI dalam hal peningkatan kecerdasan dan kualitas masyarakat Indonesia melalui budaya membaca.

“Di tahun 2019 ini, kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan [Corporate Social Responsibility – CSR] melibatkan para karyawan dalam membangun kesadaran akan pentingnya peningkatan literasi dan budaya baca,” demikian penjelasan Presiden Direktur CTBCI, Iwan Satawidinata di bagian penutupan acara.

Pada tahun 2015 dan 2016 lalu, Program for International Student Assessment (PISA) dari Organisation for Economic Co-Operation and Develompent (OECD) serta Central Connecticut State University (CCSU) melakukan penelitian mengenai tingkat literasi Negara di dunia.

Kedua hasil penelitian menunjukkan masih rendahnya tingkat literasi Indonesia dibanding negara-negara di dunia.

Indonesia berada pada ranking 62 dari 70 negara yang disurvey PISA dan urutan 60 dari 61 negara yang disurvey CSSU dengan tajuk 'World's Most Literate Nations'.

“Inilah yang mendasari CSR tahun ini bersama Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia yang berpengalaman dalam hal Manajemen Perpustakaan, Jasa Pengelolaan Buku, Konsultasi dan Klinik Pustaka atau Pelatihan Desain Ruang Perpustakaan,” demikian Iwan menutup acara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: MediaDigital
Terkini