Buka Rekening Digital BNI Himpun DPK Rp22,4 Miliar

Bisnis.com,28 Okt 2019, 20:34 WIB
Penulis: Muhammad Khadafi
ATM Bank BNI/Antara-Adwit B. Pramono

Bisnis.com, JAKARTA -- Mesin pembuka rekening digital milik PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Sonic mencatat 11.160 akun baru per medio Oktober 2019.

Capaian itu memberikan kontribusi kepada portofolio dana pihak ketiga bank sebesar Rp22,4 miliar.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo berharap animo pembukaan rekening dengan cara anyar ini akan menarik generasi milenial yang pada akhirnya akan meningkatkan literasi keuangan. Sonic membuat pembukaan rekening hanya sekitar 3 menit.

“Setelah mengisi data diri, memindai Kartu e-KTP dan NPWP, kartu ATM akan keluar dari mesin BNI Sonic dan dapat langsung digunakan untuk bertransaksi,” kata Anggoro dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Senin (28/10/2019).

Saat ini BNI Sonic kerap diboyong ke acara-acara yang dihadiri oleh banyak generasi milenial. BNI selanjutnya akan memasang mesin BNI Sonic di 125 titik strategis di seluruh Indonesia sampai akhir 2019.

Anggoro menambahkan selain BNI Sonic, perseroan juga memiliki fitur pembukaan rekening melalui ponsel pintar. Calon nasabah hanya perlu bermodalkan ponsel dan dilayani oleh seorang banking call officer melalui video call.

“Setelah berhasil membuka rekening BNI, nasabah dapat langsung melakukan transaksi online di berbagai e-commerce,” katanya.

Terkait hal tersebut, BNI menawarkan keuntungan pembukaan rekening melalui ponsel. Bank pelat merah ini telah berkerja sama dengan Bukalapak untuk menawarkan diskon sebesar 73% dengan nominal maksimal Rp100.000 untuk transaksi melalui rekening tersebut.

Adapun dalam rencana jangka panjang, BNI hendak mencari dana murah melalui pengembangan proyek digitalisasi. Di tengah tekanan margin bunga bersih, bank merasa perlu menjaga rasio dana murah.

Per September 2019 BNI mencatat rasio CASA sebesar 64,3%. Hal ini utamanya karena pertumbuhan giro sebesar 13% yoy dan tabungan 7,5% yoy.

Secara total dana pihak ketiga (DPK) BNI tumbuh 5,9% yoy menjadi Rp581 triliun pada kuartal III/2019. Realisasi pertumbuhan tahunan pada periode tersebut lebih rendah dibandingkan dengan capaian tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Mia Chitra Dinisari
Terkini