5 Berita Populer Market, PTPP Menang Tender Proyek Smelter Bauksit dan Indosat Masih Rugi Meski Pendapatan Tumbuh Dua Digit

Bisnis.com,06 Nov 2019, 20:14 WIB
Penulis: Oliv Grenisia
Pekerja mengerjakan proyek pembangunan hunian bertingkat PT PP (Persero) Tbk. di Jakarta, Senin (29/5)./JIBI-Dwi Prasetya

1. PTPP Menang Tender Proyek Smelter Bauksit

PT PP (Persero) Tbk. memenangkan tender proyek pembangunan smelter bauksit milik PT Borneo Alumina Indonesia.

Borneo Alumina Indonesia merupakan anak usaha patungan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dengan PT Antam Tbk. Baca berita selengkapnya di sini

2. Pendapatan Naik Dua Digit, Tapi Indosat (ISAT) Masih Rugi

PT Indosat Tbk. (ISAT) membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 12,42% selama Januari hingga September 2019. Namun, operator telekomunikasi ini masih mencatatkan rugi sebesar Rp284,59 miliar.

Dikutip dari laporan keuangannya, Rabu (6/11/2019), emiten sektor telekomunikasi ini selama sembilan bulan meraup pendapatan sebesar Rp18,85 triliun, baca selengkapnya di sini

3. Jasa Marga (JSMR) Gandeng Investor China Bikin Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bakal tetap mengempit saham mayoritas pada proyek ruas tol Probolinggo-Banyuwangi.

Pada bulan lalu, China Communications Construction Indonesia (CCCI) bersama Jasa Marga menandatangani Head of Agreement kerja sama investasi. Baca selengkapnya di sini

4. Emiten Semen Masih Harus Kencangkan Ikat Pinggang

Emiten semen masih harus memperkencang ikat pinggang dan meracik strategi jitu untuk mencari celah pertumbuhan di tengah industri yang masih penuh tekanan.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis dari laporan keuangan masing-masing produsen semen, seluruh emiten memang mencatatkan peningkatan penjualan. Baca selengkapnya di sini

5. Sahamnya Sempat Melonjak 200 Persen, Ini Kata Manajemen Maha Properti Indonesia (MPRO)

Harga saham emiten properti PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) meroket lebih dari 200 persen dalam sebulan. Apa faktor pemicunya?

Berdasarkan data Bloomberg, saham emiten berkode MPRO itu bertengger di level Rp2.280 pada akhir perdagangan 31 Oktober 2019. Baca selengkapnya di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rustam Agus
Terkini