5 Berita Populer Finansial, Bank Muamalat Kerja Sama Hedging Syariah dengan Inacom dan Pendapat Pengamat Soal Andalan Likuiditas Perbankan

Bisnis.com,06 Des 2019, 20:18 WIB
Penulis: Oliv Grenisia
Petugas melayani nasabah di kantor cabang Bank Muamalat, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/11/2018)./JIBI-Rachman

1. Bank Muamalat Kerja Sama Hedging Syariah dengan Inacom

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. menandatangani Perjanjian Kerja Sama fasilitas lindung nilai (hedging) syariah dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) atau Indonesia Commodity (Inacom).

Hedging Syariah merupakan transaksi yang dilakukan berdasarkan prinsip syariah, dalam rangka mitigasi risiko perubahan nilai tukar atas mata uang tertentu. Baca selengkapnya di sini

2. Pengamat: Deposito Masih Andalan Likuiditas Perbankan

Instrumen deposito masih menjadi andalan perbankan untuk menjaga kebutuhan likuiditas hingga tahun ini.

Pasalnya bank masih membutuhkan waktu penyesuaian terhadap tren penurunan suku bunga acuan dan infrastruktur teknologi belum berdampak optimal untuk menggaet dana murah. Baca selengkapnya di sini

3. BNGA Mengandalkan Tabungan Untuk Jaga Rasio CASA

PT Bank CIMB Niaga Tbk. mengandalkan tabungan nasabah untuk menjaga rasio dana murah (current account saving account/CASA) hingga akhir tahun.

Pasalnya menjelang tutup buku 2020 simpanan (saving account/SA) masih tumbuh menjanjikan, sedangkan giro (current account/CA) cenderung melambat. Baca selengkapnya di sini

4. Pemerintah Pastikan Tak Ada Suntikan Dana untuk Jiwasraya

Kementerian Keuangan memastikan tidak akan memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata pada Jumat (6/12/2019) siang di Kantor Ditjen Kekayaan Negara, Jakarta. Baca selengkapnya di sini

5. Optimalisasi Aset, Asuransi Jasindo Gelar Acara Lingkungan

PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo memanfaatkan salah satu gedung lama miliknya yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta.

Gedung yang dibangun pada 1920 ini, pernah menjadi kantor Belanda, yakni Kantoorgerbouw West Java (WEVA) Handel Maatschappi. Baca selengkapnya di sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Surya Rianto
Terkini