Bill Gates Ingin Sesama Miliarder Bayar Pajak Jauh Lebih Tinggi

Bisnis.com,03 Jan 2020, 22:09 WIB
Penulis: Dika Irawan
Pendiri Microsoft, Bill Gates, menunjuk sebuah toples berisi kotoran manusia saat berpidato di Reinvented Toilet Expo yang menampilkan teknologi sanitasi di Beijing./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Salah satu pendiri Microsoft Corp, Bill Gates selama dekade terakhir telah mengumpulkan kekayaan senilai lebih dari US$50 miliar. Dia pun berjanji untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk amal.

Pada akhir dekade ini, Gates telah memberikan miliaran dolar untuk memerangi kemiskinan dan meningkatkan perawatan kesehatan, serta pendidikan. Namun, kekayaannya juga meningkat lebih dari dua kali lipat selama periode tersebut, sebagai akibat dari melonjaknya pasar saham dan kebijakan pajak yang menguntungkan.

Orang terkaya kedua di dunia ini juga menyerukan agar sesama miliarder membayar pajak yang jauh lebih tinggi.

Mengutip Bloomberg, Jumat (3/1/2020), anggota parlemen AS harus menutup celah, menaikkan pajak tanah, dan menaikkan pajak capital gain, sehingga sama dengan tingkat pendapatan tenaga kerja. Hal itu diungkapkan Gates dalam tulisannya Senin (30/12/2019) di blog akhir tahun.

Dia juga meminta pemerintah negara bagian dan lokal untuk membuat pajak mereka lebih adil, serta menegaskan kembali dukungannya untuk pajak pendapatan negara di Washington, tempat dia tinggal.

“Saya telah dihargai secara tidak proporsional untuk pekerjaan yang saya lakukan, sementara banyak orang lain yang bekerja sama sulitnya untuk bertahan. Itulah sebabnya saya menggunakan sistem pajak di mana, jika Anda memiliki lebih banyak uang, Anda membayar persentase pajak yang lebih tinggi. Saya pikir orang kaya harus membayar lebih dari yang mereka lakukan sekarang, dan itu termasuk Melinda dan saya," tulisnya.

Gates, 64, memiliki kekayaan bersih sebesar US$113,7 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index, peringkat 500 orang terkaya di dunia. Pada 2010, Bill dan Melinda mengumumkan Giving Pledge dengan Warren Buffett dan meminta miliarder lain untuk menandatangani untuk memberikan potongan kekayaan mereka. Pada Mei, 204 orang dari 23 negara setuju untuk berpartisipasi.

Pada sebuah acara November tahun lalu, Gates menyatakan keberatan tentang pajak kekayaan yang diusulkan oleh kandidat presiden Elizabeth Warren dan Bernie Sanders.

Dalam posting blognya, Gates mengatakan dia tidak akan mengambil posisi pada berbagai proposal yang diperdebatkan selama kampanye.

"Tapi saya percaya kita bisa membuat sistem kita lebih adil tanpa mengorbankan insentif untuk berinovasi. Orang Amerika di peringkat 1% mampu membayar lebih banyak sebelum berhenti bekerja atau menciptakan pekerjaan. Pada 1970-an, ketika Paul Allen dan saya memulai Microsoft, tarif pajak marginal hampir dua kali lipat dari tarif tertinggi hari ini. Tidak ada salahnya insentif kami untuk membangun perusahaan yang hebat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Miftahul Ulum
Terkini