RI Harapkan agar Hungaria Lanjutkan Bantuan Penyediaan Air Minum

Bisnis.com,24 Jan 2020, 08:54 WIB
Penulis: Aprianus Doni Tolok
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Brebes, Tegal, dan Slawi (Bregas) dengan kapasitas 650 liter per detik untuk pelayanan air minum baru 52 ribu Sambungan Rumah (SR) di tiga daerah tersebut pada Bulan April 2016 /dokumentasi

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengharapkan agar Hungaria melanjutkan IKK Water Supply Program and Small Water Treatment Plan for Scarcity Area. Program bantuan penyediaan air minum yang dimulai pada 2013 ini telah selesai pada 2019.

"Air bersih jadi prioritas juga dalam pembangunan ke depan karena 5 tahun kemarin target tidak tercapai. Jadi, periode kedua ini jadi prioritas. Untuk mempercepat itu, kami ingin mereka [Hungaria] masih bisa men-support," ujarnya seusai menemui Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria Péter Szijjártó dan delegasi Hungaria lainnya di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Hungaria diketahui siap menggelontorkan dana investasi mencapai US$500 juta atau senilai Rp6,80 triliun.

Namun, Péter mengatakan bahwa perincian alokasi dana tersebut belum bisa dipastikan, tetapi secara umum akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk pengembangan ibu kota negara (IKN).

"Kami sedang merundingkan rencana mendirikan Indonesia-Hungaria Investment Fund dengan investasi sekitar US$500 juta untuk berbagai bidang infrastruktur di Indonesia," katanya.

Dalam Indonesia-Hungaria Investment Fund, Indonesia juga memercayakan investasi dengan besaran yang jika ditotal menjadi US$1 miliar atau mencapai sekitar Rp13 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Zufrizal
Terkini