Bank Mandiri Incar FBI Rp3,3 Triliun

Bisnis.com,29 Jan 2020, 23:01 WIB
Penulis: Maria Elena
Logo PT Bank Mandiri Tbk. (Persero)./Reuters


Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. mengincar pendapatan non bunga sebesar Rp3,3 triliun.

Direktur Consumer & Retail Transaction Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan fee based income (FBI) transaksi melalui platform kanal pembayaran elektronik (e-channel) menyumbang sebesar Rp3 triliun pada 2019.

Transaksi tersebut dikontribusi oleh tansaksi melalui mesin ATM, mobile banking atau Mandiri Online (Mandol), SMS Banking, juga uang elektronik atau E-money.

"Tahun ini kami harapkan tumbuh 10%-12%, kalau 2019 mencapai Rp3 triliun, tahun ini harapannya tumbuh menjadi Rp3,3 triliun atau Rp3,4 triliun," kata Hery usai Seremoni Penyerahan Hadiah Utama Program Undian poin 2019 di Jakarta, Rabu (29/1/2019).

Hery menyebutkan pendapatan non bunga menjadi celah bisnis yang menarik. Perkembangan teknologi, gaya hidup masyarakat, juga persaingan di industri keuangan menjadikan layanan keuangan menjadi ceruk pendapatan bagi industri.

"[Saat ini] margin bank di kredit semakin di-compress, jadi bank harus putar otak, salah satu upayanya [mencari pendapatan] dari transaksi. Di Mandiri ada yang namanya transtactional banking, baik wholesale maupun ritel untuk menciptakan pendapatan," katanya.

Sebagai upaya mendorong transaksi di e-channel, Bank Mandiri menjalankan kerja sama dengan merchant, misalnya Telkomsel. Bahkan program ini diikuti dengan program promo undian berhadiah bagi nasabah yang membeli pulsa atau data Telkomsel dengan menggunakan e-channel Bank Mandiri.

Program yang berlangsung dari 1 April - 30 September 2019, menghasilkan sekitar 2,7 juta transaksi pembelian pulsa dan paket data Telkomsel melalui platform e-channel.

Transaksi tersebut pun meningkat 11% dari rata-rata bulanan di kondisi normal. Di samping itu, volume transaksi e-channel Bank Mandiri pun meningkat menjadi sebesar Rp3,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini