Chloroquine dan Avigan, Obat yang Diborong Jokowi untuk Basmi Corona

Bisnis.com,20 Mar 2020, 16:19 WIB
Penulis: Muhammad Khadafi
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementerian dalam membuat kebijakan besar terkait penanganan COVID-19, dan ditegaskan kebijakan lockdown tidak boleh dilakukan pemerintah daerah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa obat untuk virus corona telah ditemukan. Obat tersebut adalah Avigan dan Chloroquine. Obat tersebut juga yang akan dipakai Presiden Donald Trump untuk mengobati pasien terjangkit Covid-19.

Jokowi, begitu biasa disapa, menyampaikan, Indonesia telah mendatangkan 5.000 Avigan untuk obat Covid-19. “Obat tersebut akan sampai ke pasien yang butuh dari dokter keliling dari rumah ke rumah dan melalui rumah sakit,” kata Presiden dalam keterangan pers melalui video streaming di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

Dia menjelaskan bahwa obat Avigan tersebut telah digunakan beberapa negara dan memberikan efek kesembuhan kepada pasien Covid-19. “Akan kita coba dan dalam proses pemesanan (obat Avigan) 2 juta,” kata Presiden.

Selain itu, pemerintah juga telah menyetok 3 juta Chloroquine, yang telah diproduksi di Indonesia. Presiden juga telah meminta Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang farmasi untuk memperbanyak obat Chloroquine tersebut.

Pengalaman di China menyebutkan bahwa pasien bisa disembuhkan dengan menggunakan obat Avigan tersebut.

Sedangkan Chloroquine saat ini juga dicoba di Amerika Serikat.

Pada konferensi pers kemarin, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Chloroquine dapat menangani virus corona.

Dia mengatakan bahwa metoda pengobatan ini telah disetujui, meskipun secara eksklusif digunakan untuk menyembuhkan malaria.

Komisioner Administrasi Makanan dan Obat-obatan Stephen Hahn, memberikan pernyataan yang berkontraksi dengan pendapat presiden. Menurutnya, analisis kemanjuran suatu obat untuk mengatasi virus corona harus dilakukan melalui uji coba klinis.

Hingga hari ini (20/3), tercatat ada penambahan 60 kasus baru pasien positif Corona di Indonesia. Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 369 orang. Dari jumlah itu, satu orang telah dinyatakan sembuh sehingga pasien sembuh menjadi 17 orang.

Kemudian ada penambahan kasus meninggal sebanyak 7 orang sehingga total menjadi 32 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hendri Tri Widi Asworo
Terkini