Tetap Rawat Motor Saat WFH, Ini 5 Hal yang Wajib Diperhatikan

Oleh:
2019). Ahmad Muhibbuddin, GM PT Astra Honda Motor (HM) di Bengkel Praktik SMK Jaya Buana, Tangerang, SAbtu (22/6

Bisnis.com, JAKARTA - Imbauan pemerintah untuk membatasi aktivitas ke luar rumah dan bekerja dari rumah (work from home/WFH) di tengah merebaknya virus corona (Covid-19) tentu membuat penggunaan kendaraan minim.

Dalam kondisi demikian, pemilik kendaraan, khususnya roda dua perlu lebih waspada dalam merawat atau memperhatikan motornya tersebut. Apalagi, bila sepeda motor itu mangkrak di rumah atau sama sekali tak digunakan.

Jika terjadi dalam waktu cukup lama, maka pemilik harus lebih memperhatikan kondisinya agar performa terbaik sepeda motor tetap terjaga.

Menurut Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), performa terbaik sepeda motor tak hanya didapat dengan perawatan rutin di bengkel resmi sesuai jadwal yang ditentukan, tetapi juga perawatan yang dilakukan sendiri.

”Termasuk saat lama tak terpakai di rumah, beberapa hal perlu diperhatikan pemilik. Karena kadang terdapat komponen atau bagian sepeda motor yang butuh diperhatikan saat diam dalam jangka waktu cukup lama, yang dikhawatirkan mempengaruhi kinerja,” ucap Endro.

Ada 5 cara untuk menjaga kondisi sepeda motor saat diam dalam jangka waktu lama:

Pertama, jika memang sudah ada rencana tidak akan digunakan dalam jangka waktu cukup lama, alangkah baiknya sepeda motor dicuci terlebih dahulu.

”Karena ada beberapa pengendara motor yang harus melewati daerah becek, berbau, kotor, dan berlumpur. Salah satu dari hal tersebut yang mengakibatkan percepatan timbulnya karat dan risiko lain, disinggahi binatang misalnya, atau berpotensi merusak komponen,” jelas Endro.

Kedua, beri pelumas bagian bagian yang cenderung/ berpotensi menimbulkan karat. Misalnya rantai roda, atau bagian-bagian yang bergesek lainnya.

Ketiga, untuk sepeda motor tipe matik, sebaiknya diparkir menggunakan standar tengah supaya mudah untuk kita melakukan pemanasan mesin.

Keempat, lakukan pemanasan mesin secukupnya, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, dilakukan setiap hari akan lebih baik. Untuk mencapai suhu tersebut, panaskan kira-kira 3-4 menit.

”Tujuan pemanasan mesin supaya sirkulasi oli mesin tetap lancar dan untuk pengisian baterai. Disarankan tidak dilakukan di ruang tertutup,” terang Endro.

Kelima, khusus tipe motor matik, perhatikan bagian bagian dalam cover plastik motor, terutama bagian bawah. Dikhawatirkan jika sepeda motor lama tidak digunakan, ruang/ rongga ini bisa menjadi tempat singgah binatang (tikus/ular). Lakukan pengecekan ini saat memanasi mesin.

Dengan melakukan hal-hal tersebut di atas, sepeda motor yang lama tak terpakai diharapkan tetap memberikan kenyamanan dan performa optimal ketika akan digunakan kembali.

Source: Tempo

Editor: Oktaviano DB Hana

Berita Lainnya: