Ini Komentar Messi Soal Pemotongan Gaji Pemain Barcelona

Oleh:
Reuters/Eddie Keogh Ujung tombak FC Barcelona Lionel Messi

Bisnis.com, JAKARTA - Ada hal menarik yang muncul dari proses negosiasi pemotongan gaji pemain Barcelona yang mencapai 70 persen. Ketegangan hubungan antara para pemain dengan petinggi klub, termasuk Presiden Josep Maria Bartomeu, kian terlihat nyata.

Ketegangan itu sudah berkali-kali mengemuka. Di awal musim ini, muncul berita bahwa para pemain sempat curiga bahwa para petinggi klub telah menyewa para influencer media sosial untuk menjelek-jelekkan nama mereka. Meski Bartomeu sudah membantahnya, sejak itu rasa percaya di antara kedua belah pihak sudah sirna.

Negosiasi pemotongan gaji, yang terpaksa dilakukan Barcelona di tengah pandemi virus corona, terjadi dalam situasi seperti itu. Hal itulah yang kabarnya membuat negosiasi berlangsung alot, meski para pemain sebenarnya sudah setuju dipotong gaji. Ada aspek detail yang dianggap belum memuaskan.

Berita yang muncul di sejumlah media kemudian adalah bahwa pemain Barcelona menolak pemotongan. Ini yang kemudian menjadi sorotan dari para pemain Barcelona, saat mengumumkan kesediaan mereka dipotong gaji.

Bintang terbesar klub itu, Lionel Messi, mengumumkan sikap pemain soal pemotongan gaji itu dalam akun instagramnya.

“Banyak yang telah berkabar tentang tim utama Barcelona terkait gaji para pemain selama masa sulit ini. Pertama-tama, kami ingin mengklarifikasi bahwa kami selalu berniat untuk mengurangi gaji yang kami terima, karena kami sepenuhnya memahami bahwa ini adalah situasi yang luar biasa dan kami selalu menjadi yang pertama membantu klub saat diperlukan," tulis Messi yang dikutip Forbes, Senin (31/3/2020).

Pemain Argentina itu melanjutkan, "Sering kali kita bahkan melakukannya atas inisiatif kita sendiri, di waktu kita menganggapnya perlu atau penting.“

Dalam pernyataannya, Messi juga mengecam para petinggi Barcelona yang seperti memainkan isu itu dan mengesankan seolah-olah pemain Barcelona menolak untuk menerima pemotongan gaji.

"Kami juga heran bahwa ada orang-orang yang mencoba menambah tekanan untuk melakukan sesuatu yang memang akan kami lakukan. Bila kesepakatan (pemotongan gaji) ditunda selama beberapa hari, itu karena kami sedang mencari formula untuk membantu klub dan juga para pekerjanya di masa-masa sulit ini.“

Dalam rangkaian ketegangan pemain dengan petinggi klub, Messi selalu berada di posisi terdepan untuk memberi jawaban. Hal itu juga terlihat saat ini terjadi pergantian Ernesto Valverde dengan Quique Setien.

Saat itu Eric Abidal, Direktur Olahraga klub, yang terkesan menyalahkan pemain atas dipecatnya Valverde. Messi kata itu langsung memberi jawaban terbuka lewat akun media sosialnya, sehingga petinggi klub langsung memanggil Abidal.

Dengan nama besarnya, apapun yang dilakukan Messi pasti akan mengundang lebih besar. Hal sama terkait pemotongan gaji ini.

Media asal Prancis, L'Equipe, memuji aksi Messi dalam kasus ini dengan mengeluarkan tulisan berjudul "Lionel Messi, the Che of Barca." Media itu menyamakan Messi dengan Che Guevara, sosok kunci di balik revolusi Kuba.

Media-media besar Eropa lainnya juga memberitakan soal pemotongan gaji ini dengan embel-embel atau bumbu senada: Lionel Messi kembali mengecam petinggi Barcelona.

Source: Tempo

Editor: Andhika Anggoro Wening

Berita Lainnya: