Penyaluran Bantuan Sosial, Jokowi: Jangan Sampai Terlambat!

Bisnis.com,06 Apr 2020, 11:01 WIB
Penulis: Muhammad Khadafi
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kiri) dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan) saat mengikuti KTT Luar Biasa G20 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (26/3/2020). KTT tersebut membahas upaya negara-negara anggota G20 dalam penanganan COVID-19. Biro Pers dan Media Istana

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali mendorong agar program jaring pengaman sosial bisa segera direalisasikan dan dinikmati oleh masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika membuka rapat terbatas (Ratas) melalui konferensi video dengan Gugus Tugas Covid-19, Senin (6/4/2020). 

“Jangan sampai kita terlambat, utamanya jaring pengaman sosial agar bisa segera dinikmati masyarakat,” kata Jokowi. 

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga meminta laporan perkembangan mengenai jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang sudah merealokasi anggaran dari APBD untuk membantu penanganan Covid-19. 

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut, bantuan perlindungan sosial dan stimulus ekonomi akan membantu masyarakat agar tetap bertahan di kediamannya, terutama bagi warga di Ibu Kota DKI Jakarta. 

Beberapa program bantuan sosial yang disiapkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), sembako, kartu Prakerja, dan yang berkaitan dengan pembebasan biaya listrik untuk pelanggan 450 VA dan 50 persen untuk 900 VA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fitri Sartina Dewi
Terkini