Bos BI: Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I Bisa Lebih Rendah dari 1,5 Persen

Bisnis.com,14 Apr 2020, 14:59 WIB
Penulis: Maria Elena
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Kamis (9/4/2020). Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia meyakini defisit transaksi berjalan pada kuartal I/2020 akan mengalami penurunan hingga 1,5 persen terhadap PDB.

"kami perkirakan defisit transaksi berjalan triwulan pertama diperkirakan lebih rendah dari 1,5% PDB," tegas Perry dalam paparan hasil RDG secara live di YouTube, Selasa (14/4/2020).

Pelemahan ini dipengaruhi oleh menurunnya impor akibat perlambatan global di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, Perry menuturkan defisit neraca jasa juga akan mengalami penurunan didorong oleh penurunan di sektor transportasi dan pariwisata.

Namun, BI meyakini aliran modal asing akan berangsur masuk ke indonesia seiring meredamnya kepanikan global.

Ke depannya, BI melihat prospek perbaikan ekonomi mulai kuartal IV/2020. Adapun, perkiran pertumbuhan ekonomi tahun ini akan mencapai kisaran 2,3 persen.

"2,3 persen dan angkat meningkat lebih tinggi pada 2021," kata Perry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hadijah Alaydrus
Terkini