Mengintip Kinerja Keuangan Kasikornbank, Investor Bank Maspion

Bisnis.com,16 Apr 2020, 14:53 WIB
Penulis: M. Richard
Logo Kasikornbank/kasikornbank.com

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Maspion Tbk. telah menandatangani conditional sale and purchase agreement (CSPA) dengan Kasikorn Vision (KVision) terkait dengan penjualan saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia pada Rabu (15/4/2020), perseroan mengumumkan KVision akan melakukan pembelian saham yang dimiliki oleh PT Alim Investindo sebesar 602.502.083 saham yang 13,56 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perusahaan, PT Maspion sebesar 314.243.805 saham yang mewakili 7,07 persen total modal ditempatkan dan disetor.

Kemudian, PT Husin Investama sebesar 125.000.000 saham yang mewakili 2,81 persen total modal ditempatkan dan disetor perseroan, PT Maspion Investindo sebesar 109.375.000 saham atau 2,46 persen total modal, dan 5 pemegang saham individual sebesar 182.361.920 saham atau 4,11 persen dari total modal.

"Berdasarkan CSPA, KVision akan melakukan pembelian saham dalam perseroan yang dimilik pemegang saham tersebut," demikian pengumuman dari Bank Maspion.

Adapun, KVision merupakan anak usaha dari Kasikorn Bank. Perusahaan diinisiasi di bawah mandat untuk memperoleh kemampuan peningkatan nilai baru untuk Kasikorn Bank.

Lalu sekuat apa kemampuan bank yang berasal dari Negeri Gajah Putih ini ?

Berdasarkan laporan publikasinya, total aset yang dimiliki perushaan ini per akhir tahun lalu tercatat 3,29 triliun Thailand Bath, atau sekitar Rp1.585 triliun.

Posisi aset perusahaan ini tumbuh 1,66 persen secara tahunan. Adapun, penyaluran kredit netnya tercatat 1,88 triliun Thailand Bath, naik 2,71 persen secara tahunan.

Dengan bisnis intermediasi tersebut, Kasikornbank mampu mencetak laba 38,73 miliar Thailand Bath sekitar Rp18,67 triliun. Laba perseroan tak naik banyak dari raihan sepanjang 2018.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini