Jadi Mitra Kartu Prakerja, Jumlah Pengguna OVO Bertambah

Bisnis.com,29 Apr 2020, 19:31 WIB
Penulis: Arif Gunawan
- OVO

Bisnis.com, JAKARTA - PT Visionet Internasional, pemilik dompet digital OVO menyatakan jumlah peminat yang mengunduh aplikasinya kian berlipat setelah ditunjuk sebagai mitra program Kartu Prakerja.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menjelaskan pada prinsipnya, OVO berperan membantu menyalurkan dana insentif kepada peserta.

"Berdasarkan informasi dari Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, sudah ada 8 juta orang yang mendaftarkan diri untuk program ini. Namun, karena proses masih bergulir, kami tidak bisa memberikan informasi lebih lanjut. Yang dapat kami sampaikan, respons yang sangat positif tersebut juga terlihat dari jumlah unduhan aplikasi OVO yang mengalami peningkatan cukup besar," ujarnya kepada Bisnis tanpa merinci jumlah peningkatan yang dimaksud, Rabu (29/4/2020).

Sebagai salah satu mitra resmi pembayaran digital program Kartu Prakerja, OVO mendapat amanat untuk menyalurkan dana insentif senilai Rp600.000 setiap bulan, yang akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 4 bulan ke akun uang elektronik para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dalam program ini.

Meski demikian, pihaknya mengaku tidak mengambil untung finansial, meskipun ditunjuk menjadi salah satu mitra resmi program Kartu Prakerja dari pemerintah.

"Perlu ditegaskan, kami tidak mengambil keuntungan finansial atas program ini. OVO bahkan menyumbang engineers untuk bergotong-royong membangun platform Prakerja dan mengerahkan aset media dan platform kami untuk keperluan sosialisasi program ini ke masyarakat luas, secara cuma-cuma," ujarnya

Dia melanjutkan hal tersebut didasari kesadaran bahwa situasi sulit ini membutuhkan upaya semua pihak, termasuk OVO untuk bergerak bersama agar Indonesia bisa segera keluar dari masa-masa sulit ini.

Dia menambahkan sejak resmi diluncurkan pemerintah, Kartu Prakerja memperoleh respons yang sangat positif dari masyarakat Indonesia. Salah satunya karena program ini juga memiliki elemen dana bantuan tunai yang memang ditujukan pemerintah untuk membantu warga yang sangat membutuhkan di tengah situasi sulit saat ini karena pandemi Covid-19.

"Sebagai platform pembayaran digital terdepan di Indonesia, kami terus mengajak seluruh masyarakat Indonesia termasuk pengguna dan merchant OVO untuk mematuhi anjuran physical distancing, mengutamakan pembayaran non-tunai, serta menjaga kesehatan," ujarnya.

Adapun, OVO bersama tiga perusahaan lainnya yaitu LinkAja, Gopay, dan Bank BNI telah resmi ditunjuk sebagai saluran distribusi dana program Kartu Prakerja dari pemerintah kepada para peserta dengan target sebanyak 10 juta peserta pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fitri Sartina Dewi
Terkini