Konten Premium

Banjir Restrukturisasi Kredit Imbas Covid-19, Bank BUMN Mulai Kewalahan?

Bisnis.com,01 Mei 2020, 04:00 WIB
Penulis: Ni Putu Eka Wiratmini, Herdanang Ahmad Fauzan & Duwi Setiya Ariyanti
Karyawati bank menata uang dolar dan rupiah di kantor cabang PT Bank Mandiri Tbk. di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Bank pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menanggung beban berat di tengah pandemi Covid-19, tak hanya untuk menjaga kelangsungan bisnisnya melainkan beban utang debitur yang antre untuk direstrukturisasi secara massal. Meski bertugas jadi penyelamat, kalangan bank BUMN butuh suntikan dana segar. 

Bank BUMN menjadi garda terdepan penyelamatan kalangan usaha mulai dari skala mikro hingga jumbo. Pemerintah telah menerbitkan sejumlah rangsangan untuk membantu dunia usaha yang terdampak akibat pandemi virus corona.

Tercatat, hingga 24 April 2020 Bank BUMN telah merestrukturisasi utang senilai Rp120,9 triliun dari 832.052 debitur. Bukan tugas yang mudah untuk ‘menggendong’ beban utang mesin penggerak ekonomi selama pandemi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

  Konten Premium

Anda sedang membaca Konten Premium

Silakan daftar GRATIS atau LOGIN untuk melanjutkan membaca artikel ini.

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Duwi Setiya Ariyanti
Terkini