Hadapi Pandemi Covid-19, Individu Perlu Memiliki Dana Darurat

Bisnis.com,06 Mei 2020, 03:15 WIB
Penulis: Yudi Supriyanto
Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Perencana keuangan menilai individu perlu memiliki dana darurat pada masa pandemi virus corona baru Covid-19.

Perencana keuangan Yosephine P. Tyas mengungkapkan dana darurat tersebut bentuknya bisa berupa tabungan atau deposito, dan diperlukan oleh individu guna menghadapi ketidakpastian akbat pandemi Covid-19 seperti pengurangan penghasilan atau pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Pada saat seperti ini saya menyarankan sebaiknya kita memiliki dana darurat,” ujarnya pada Selasa (5/5/2020).

Dia menjelaskan besaran minimal dana darurat yang harus dimiliki oleh individu belum menikah adalah tiga kali gaji atau pengeluaran. Sementara itu, individu yang sudah menikah lebih besar lagi, idealnya enam kali gaji atau pengeluaran.

Ketidaksiapan individu dalam memiliki dana darurat dapat membuatnya bingung ketika pendapatan berkurang atau terkena PHK. Kondisi ini akan berujung pada utang konsumtif. “Fokus utama sekarang adalah memiliki dana darurat.”

Selain memiliki dana darurat, pada masa pandemi ini juga individu perlu sesegera mungkin mengatur pemasukan yang dimilikinya jika masih ada pemasukan.

Kebutuhan-kebutuhan primer harus menjadi yang utama dalam mengeluarkan uang yang masih tersedia. Kemudian pengeluaran untuk urusan dengan pihak ketiga, dan mencoret pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya nonprimer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: M. Syahran W. Lubis
Terkini