Makin banyak Negara Membuka Perekonomian, Bursa Eropa Ditutup Menguat

Bisnis.com,26 Mei 2020, 05:59 WIB
Penulis: Aprianto Cahyo Nugroho
Bursa Efek Frankfurt, Jerman./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada perdagangan Senin (25/5/2020) karena investor mencerna berita positif dari lebih banyak perekonomian yang dibuka kembali di seluruh dunia.

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 1,47 persen atau 5,01 poin ke level 345,18, dengan penguatan dipimpin oleh sektor konstruksi dan barang industri.

Saham Bayer AG melonjak hampir 8 persen setelah Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan sejumlah tuntutan hukum.

Volume perdagangan cenderung tipis pada Senin, dengan bursa AS dan Inggris serta sejumlah negara di Asia libur pada hari tersebut. Sementara itu, China menetapkan level referensi harian yuan pada level terlemah sejak 2008 setelah meningkatnya ketegangan antara AS-China mendorong mata uang ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir pada hari Jumat.

Terlepas dari tekanan dari memburuknya hubungan antara China dan  AS , para investor melihat berita positif dari pembukaan kembali perekonomian sejumlah negara, mulai dari Jepang hingga Australia dan AS. Kenaikan ekspektasi bisnis di Jerman memberikan secercah harapan tambahan untuk pasar saham.

"Satu ancaman besar bagi pemulihan pasar adalah meningkatnya perang retorika antara AS dan China," kata Shane Oliver, kepala analis investasi di AMP Capital Investors Ltd., seperti dikutip Bloomberg.

"Fokus utama kemungkinan akan tetap pada bukti yang berkelanjutan bahwa jumlah kasus Covid-19 baru sedang melambat di negara-negara maju, kemajuan menuju solusi medis, pembukaan kembali perekonomian, dan tanda-tanda bahwa kegiatan ekonomi sedang meningkat," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Hafiyyan
Terkini