Cek Fakta: Uang Pecahan Rp75.000 Bergambar Gus Dur? Ini Kata Bank Indonesia  

Bisnis.com,16 Agt 2020, 21:52 WIB
Penulis: Anggara Pernando
Ilustrasi desain uang pecahan Rp75.000 yang beredar.

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Indonesia dijadwalkan merilis pecahan uang baru Indonesia pada Dirgahayu Ke-75 RI, 17 Agustus 2020.

Desain uang baru itu kemudian banyak beredar secara digital. Namun dalam sejumlah versi.

Terdapat versi uang Rp75.000 dengan gambar Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid sebagai tokoh dalam uang pecahan baru itu.

Desain lainnya, uang baru Rp75.000 menggunakan wajah bapak proklamator RI yakni Soekarno – Hatta. Sisi lain uang Soekarno-Hatta ini berbentuk siluet ragam wajah Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan budaya.

Ilustrasi/Uang pecahan 75000 bergambar Gus Dur yang beredar di media sosial

Lalu mana yang benar atas desain uang baru Rp75.000 itu?

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko menyebutkan saat ini beredar beragam desain uang baru.

Ia mengharapkan masyarakat untuk bersabar menunggu hingga bentuk pecahan baru ini dikenalkan secara resmi.

“Banyak versi beredar. Aslinya besok. [Silahkan] Tunggu besok,” kata Tirta, Minggu (16/8/2020).

Jika melihat tren sebelumnya, BI selalu menerbitkan Uang Rupiah Khusus sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Indonesia. Penerbitan uang baru tersebut dilakukan setiap 25 tahun sekali.

Pada 1970 diterbitkan sembilan uang koin dengan ragam nominal antara Rp200 sampai Rp25.000. Pecahan tersebut dikenal sebagai uang Seri 25 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sedangkan pada 1995 atau pada perayaan 50 tahun kemerdekaan Indonesia, diterbitkan dua Uang Rupiah Khusus yakni uang koin bernominal Rp300.000 dan Rp850.000.

Dua uang yang menyematkan gambar Presiden Ke-2 RI Seoharto di dalamnya ini dikenal sebagai uang Seri 50 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Lantas, bagaimana dengan uang Seri 75 Tahun Kemerdekaan RI? Betulkah akan bergambar Gus Dur? Kita tunggu saja besok.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Anggara Pernando
Terkini