Dirut Bank Mandiri Royke Tumilaar Pindah ke BNI, Ini Penggantinya

Bisnis.com,02 Sep 2020, 17:34 WIB
Penulis: Ni Putu Eka Wiratmini
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Royke Tumilaar. Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Hery Gunardi akan menduduki posisi pelaksana tugas Direktur Utama Mandiri selepas kepergian Royke Tumilaar ke PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 

Royke mengatakan penunjukan Hery Gunardi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Bank Mandiri dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ada. Apabila tidak ada Direktur Utama, yang akan menjadi pelaksana tugas otomatis merupakan wakil direktur utama.

Posisi Plt Direktur Utama akan diduduki Hery Gunardi hingga Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dilakukan Bank Mandiri. RUPSLB Bank Mandiri paling cepat dilakukan pada akhir Oktober 2020.

"Saya tidak tahu [posisi direktur utama kapan diisi] tergantung pemegang shaam kapan tentukan RUPSLB untuk menunjuk secara definitif pengganti saja, itu merupakan proses yang harus dilalui, paling cepat akhir Oktober," katanya, Rabu (2/9/2020).

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan pihaknya meyakini bahwa Kementerian BUMN akan menempatkan talenta-talenta terbaik untuk memperkuat jajaran manajemen di seluruh perusahaan BUMN, termasuk di sektor perbankan.

“Meskipun dengan berat hati karena harus melepas insan Mandirian terbaik, kami tetap bersyukur karena talenta Bank Mandiri kembali dipercaya untuk memperkuat bank BUMN lain agar dapat bersama-sama membangun ekonomi nasional, khususnya di tengah tekanan bisnis dan ketidakpastian yang tinggi akibat dampak pandemi Covid-19," katanya seperti dikutip dalam rilis, Selasa (2/9/2020).

Hery menambahkan, pihaknya juga menyampaikan ungkapan apresiasi yang dalam atas kontribusi para mantan pejabat tersebut kepada perseroan dalam menjaga keberlangsungan bisnis perseroan, sekaligus mendoakan keberhasilan dan kesuksesan di tempat tugas yang baru.

“Terutama kepada Bapak Royke Tumilaar yang telah menunjukkan leadership yang kuat dalam menentukan kebijakan dan memotivasi seluruh insan Mandirian dalam berkarya untuk mencapai mandat dari pemegang saham. Apalagi Pak Royke merupakan bankir yang tergolong sukses dan kompeten dalam urusan Merger & Acquisition, restrukturisasi organisasi dan lain-lain yang akan berguna untuk mendukung peningkatan aset di tempat baru, seperti yang telah Beliau lakukan di Bank Mandiri,” katanya.

Terkait dengan susunan pengurus perseroan pasca-penunjukan tersebut, Hery melanjutkan, pihaknya akan mendiskusikan hal tersebut dengan Dewan Komisaris, termasuk dengan Kementerian BUMN untuk pelaksanaan RUPS Luar Biasa.

Royke Tumilaar diangkat menjadi Direktur Utama Bank Mandiri melalui RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019. Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Direktur Treasury, Financial Institution & Special Asset Management sejak tahun 2011 sampai 2015. Terakhir kali sebelum diangkat sebagai Direktur Utama, Royke menjabat sebagai Direktur Corporate Banking sejak tahun 2015.

Sementara itu, Silvano Rumantir diangkat menjadi Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri dalam RUPS Luar Biasa pada 9 Desember 2019 bersamaan dengan pengangkatan Royke. Sebelumnya Silvano menjabat sebagai Senior Executive Vice President Corporate Banking sejak November sampai Desember 2019 dan sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas sejak 2016 sampai 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini