Buset! Dua Bulan Wall Street Tancap Gas Terus

Bisnis.com,03 Sep 2020, 05:31 WIB
Penulis: Rivki Maulana
Aktivitas perdagangan saham di New York Stock Exchange. Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah reli saham-saham teknologi, Selasa (1/9/2020)./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) mencetak kenaikan tertinggi dalam dua bulan terakhir, dipicu kenaikan emiten-emiten berkapitalisasi menengah-besar.

Dilansir dari Bloomberg, Wall Street terus mencetak reli tanpa henti pada penutupan perdagangan Rabu (2/9/2020). Pada sesi ini, Wall Street tidak lagi terdorong oleh saham-saham teknologi yang justru mencetak kinerja buruk.

Indeks S&P 500 naik 1,54 persen ke posisi 3.580,84, level tertinggi sepanjang masa. Beberapa saham medioker turut membantu tren kenaikan. Indeks Russell 1000 naik 1,7 persen, mengalahkan pertumbuhan indeks lainnya.

Saham-saham di sektor utilitas dan keuangan-dua dari tiga sektor berkinerja terburuk tahun ini- juga mencetak kenaikan lebih dari 1,4 persen.

Sementara itu, dolar mencetak kenaikan terbesar dalam dua pekan terakhir dan euro tergelincir lebih jauh di bawah level US$1,2

Reli di pasar saham global telah mendorong indeks utama ke rekor tertinggi karena pelaku pasar yakin bahwa banjir likuiditas dari bank sentral akan mulai mengalir ke pasar saham. 

President of World Markets di TIAA Bank Chris Gaffney mengatakan bank sentral sudah sangat akomodatif. "Imbal hasil negatif di seluruh dunia memaksa orang untuk mencari potensi keuntungan," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg.

Berikut adalah pergerakan pasar utama:

Saham

Mata Uang

Obligasi

Komoditas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Rivki Maulana
Terkini