Efek Pandemi, Simpanan Nasabah di Bank Melonjak Rp313 Triliun

Bisnis.com,10 Sep 2020, 13:43 WIB
Penulis: Ni Putu Eka Wiratmini
Karyawati menunjukan Uang Rupiah dan Dollar AS di salah satu kantor cabang Bank BNI di Jakarta, Kamis (3/9/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA -- Simpanan nasabah di bank umum tetap melonjak selama pandemi Covid-19 berlangsung. Bahkan, pertumbuhan nominalnya lebih tinggi dari periode tahun lalu.

Berdasarkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), nominal simpanan di bank umum mengalami kenaikan sebesar 5,12% per Juli 2020 dibandingkan posisi akhir 2019 (year to date/ytd) menjadi Rp6.388 triliun.

Kenaikan nominal simpanan sejak akhir tahun 2019 hingga Juli 2020 adalah senilai Rp311 triliun.

Nilai simpanan tersebut naik tipis jika dibandingkan posisi Maret 2020 atau sebelum pembatasan sosial skala besar (PSBB) berlaku. Per Maret 2020, nilai simpanan nasabah mencapai Rp6.304 triliun. Artinya, selama empat bulan PSBB diterapkan, nila simpanan hanya naik 84 triliun.

Pada Juli 2019, nilai simpanan mencapai Rp5.901 triliun atau naik 3,45% ytd. Pertumbuhan tersebut jauh lebih rendah dari posisi Juli 2020. Begitu juga dengan nominal pertumbuhan simpanan dari posisi akhir 2018 hingga Juli 2019 jauh lebih rendah yakni senilai Rp197 triliun.

Secara tahunan, pertumbuhan simpanan per Juli 2020 adalah sebesar 8,25%. Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dibandingkan Juli 2019 yang tumbuh 7,95% dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/YoY). Bahkan, pertumbuhan pada Juli 2020 jauh belum tinggi dari realisasi Juli 2018 yang hanya tumbuh 6,7%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini