Dugaan Penipuan, Share4Pay Mangkir dari Panggilan Satgas Waspada Investasi

Bisnis.com,01 Okt 2020, 11:34 WIB
Penulis: Sholahuddin Al Ayyubi
Ketua Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan Tongam L. Tobing./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut bahwa perwakilan dari Share4Pay Indonesia mangkir dari panggilan Tim Satgas.

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L. Tobing mengatakan pihaknya sudah mengirim surat undangan klarifikasi mengenai dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh layanan iklan Facebook bernama Share4Pay terhadap sejumlah masyarakat, terutama Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hongkong.

"Sudah kami undang, tapi yang bersangkutan tidak hadir," kata Tongam kepada Bisnis, Kamis (1/10/2020).

Dia menjelaskan bahwa Satgas Waspada Investasi OJK juga akan mengklarifikasi mengenai legalitas dan model bisnis Share4Pay yang diduga seringkali merugikan korbannya hingga jutaan rupiah.

"Kami mau tahu legalitas dan model bisnisnya di Indonesia seperti apa," ujarnya.

Menurutnya, Satgas Waspada Investasi OJK akan terus melakukan monitoring dan pengawasan terhadap Share4Pay agar tidak menimbulkan korban lagi di kemudian hari.

"Kami terus monitor dan awasi ya," ujarnya.

Sebelumnya, sempat viral Share4Pay yang diduga telah menipu ratusan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Bima di Hongkong di media sosial.

Ada sebanyak 200 member Share4Pay yang telah dirugikan hingga ratusan juta rupiah, karena telah diiming-imingi bisnis dengan bonus melimpah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Fitri Sartina Dewi
Terkini