KoinWorks Salurkan Kredit BTN, UMKM Properti Dapat Plafon Hingga Rp1 Miliar

Bisnis.com,08 Okt 2020, 13:38 WIB
Penulis: Aziz Rahardyan
Karyawan menunjukan aplikasi KoinWorks saat meluncurkan KoinP2P di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Bisnis.com, JAKARTA - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor properti, kini bisa mengakses pinjaman dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. lewat platform fintech peer-to-peer lending PT Lunaria Annua Teknologi atau KoinWorks.

Hal ini terungkap pada acara penandatanganan perjanjian kerja sama antara Bank BTN dengan KoinWorks tentang Pemberian Pinjaman dengan Skema Supply Chain Financing melalui platform KoinWorks yang terlaksana pada Kamis (8/10/2020).

Nantinya, perbankan pelat merah ini akan berperan sebagai pendana (lender) institusi di KoinWorks, dengan total nilai penyaluran tahap awal mencapai Rp75 miliar.

Calon debitur UMKM di sektor properti seperti pemasok, kontraktor, dan subkontraktor yang akan menjadi peminjam (borrower) di KoinWorks, dapat mengakses plafon kredit hingga Rp1 miliar melalui produk KoinBisnis.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengungkap kerja sama supply chain financing ini berguna untuk para UMKM yang ikut berkontribusi dalam proyek properti BTN, namun belum bisa mengakses kredit dari bank secara langsung.

"Pengembang besar kita berikan pembiayaan langsung, tapi mereka itu kan punya value chain supply, mulai dari pemasok material atau subkontraktor, yang mungkin hanya butuh dana kecil dengan tenor singkat. KoinWorks yang akan menggarap di sana," ujar Pahala.

Kerja sama ini merupakan komitmen BTN untuk memberikan pembiayaan di sektor properti secara menyeluruh, sekaligus membantu pemulihan ekonomi nasional lewat membuka kesempatan lebih bagi UMKM di segmen rantai pasok sektor properti. 

Pasalnya, lewat KoinWorks, plafon kredit hingga Rp1 miliar tersebut dapat langsung diterima calon debitur berdokumen lengkap dalam kurun waktu 5 hari, dengan tingkat bunga pengembalian pinjaman yang lebih rendah daripada standar bunga yang dipatok platform fintech lending

CEO dan Co-founder KoinWorks Benedicto Haryono menjamin bahwa tingkat bunga pengembalian yang lebih rendah bisa terakomodasi buat UMKM terkait, sebab kerja sama dengan BTN ini membuat para UMKM memiliki profil risiko yang lebih terukur.

"Karena dengan kerja sama ini, UMKM yang menjadi peminjam invoice lebih terukur karena payor mereka principal BTN. Jadi dari bunga standar KoinWorks di kisaran 16 hingga 22 persen, kita bisa tawarkan bunga lebih rendah sesuai BTN, kita bisa beri value added," ungkap Ben.

Selain itu, kemitraan ini membuktikan bahwa sistem credit scoring yang digunakan KoinWorks untuk produk KoinBisnis, terbukti dapat membantu perluasan akses penyaluran pembiayaan perbankan konvensional untuk UMKM.

Sebelumnya, KoinWorks mengaku akan terus menjaga kepercayaan para institutional lender dengan terus melakukan enhancement di sistem credit scoring internal KoinWorks. Tujuannya, agar KoinWorks bisa terus menghasilkan pinjaman yang berkualitas guna menjaga kepercayaan para pendana kami baik retail maupun institusi.

"Salah satu poin utama dalam penyaluran pembiayaan kepada UKM adalah proses underwriting untuk menghasilkan sebuah credit scoring yang akurat guna menghasilkan pinjaman yang berkualitas untuk didanai," ujar Ben.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini