Dari 3 Calon, Darmawan Junaidi Kandidat Kuat Bos Bank Mandiri (BMRI)

Bisnis.com,20 Okt 2020, 23:17 WIB
Penulis: Hendri Tri Widi Asworo
Darmawan Junaidi, Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management Bank Mandiri/bankmandiri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Darmawan Junaidi disebut-sebut sebagai kandidat terkuat direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menggantikan posisi Royke Tumilaar yang ditunjuk menjadi bos PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber Bisnis, hingga Selasa (20/10/2020) malam, nama Darmawan yang kini menjabat sebagai Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management Bank Mandiri menjadi kandidat terkuat orang nomor satu di bank pelat merah itu.

“Darmawan BM [Bank Mandiri] 1, Wadirut mungkin dari luar atau Pak Siddik [Ahmad Siddik Badruddin], HG [Hery Gunadi] ke bank syariah [BUMN] hasil merger,” ujar sumber Bisnis di lingkungan Bank Mandiri, Selasa malam.

Sumber lain di internal Bank Mandiri mengonfirmasi bahwa nama Darmawan sudah disebut-sebut sejak dua hari lalu untuk ditetapkan menjadi dirut pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Rabu (21/10/2020).

Sementara itu, sumber lain yang turut terlibat dalam pertimbangan calon bos bank berkode saham BMRI itu tidak membantah bahwa Darmawan menjadi kandidat terkuat. Namun, menurutnya, kepastian penetapan Darmawan diputuskan sebelum pukul 10.00 WIB, Selasa.

“Ya, tapi kan besok masih banyak waktu untuk perubahan-perubahan,” ujarnya.

Darmawan juga termasuk orang lama di Bank Mandiri. Sejak merger Bank Mandiri 1999, dia lebih banyak bergelut di bidang treasury, hingga mendapat penugasan sebagai Group Head Treasury Bank Mandiri pada 2016.

Selain di Bank Mandiri, pada 2016 hingga 2017 ditugaskan sebagai Direktur Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Darmawan sempat menjabat Plt. Direktur Utama di perusahaan itu.

Jebolan Bidang Hukum Perdata Universitas Sriwijaya pada 1990 itu ditunjuk menjadi direktur pada Desember 2019. Dia membawahi Direktur Treasury, International Banking, & Special Asset Management.

Sementara itu, Wakil Dirut Bank Mandiri Hery Gunardi yang saat ini menjadi Pelaksana tugas (Plt) Dirut sempat dikabarkan menjadi kandidat kuat dari internal. Namun, namanya disebut-sebut akan mengisi posisi dirut bank syariah BUMN hasil merger.

Hery adalah bankir kawakan yang mulai berkarir di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo)--sebelum merger menjadi Bank Mandiri. Lulusan sarjana Administrasi Niaga dari Universitas 17 Agustus 1945 itu tak pernah lepas dari posisi konglomerasi usaha di Bank Mandiri.

Sempat menjadi Direktur AXA Mandiri Financial Services, Komisaris Utama Mandiri Manajemen Investasi, hingga kembali ditarik ke Bank Mandiri menjadi Direktur Micro and Retail Banking, Direktur Consumer Banking, Direktur Distributions, Direktur Small Business & Networks hingga Wakil Direktur Utama pada awal tahun ini.

Adapun, Ahmad Siddik Badruddin yang saat ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri dikabarkan menjadi orang nomor dua di Bank Mandiri.

Jebolan University of Texas bidang Teknik Kimia ini memulai karir di bank pada 1990 dengan mengikuti program Associate Management di Citibank, dan tetap berkarir sampai 1999. Setelah itu dia sempat berkarir di ABN AMRO dan lembaga keuangan asing lain.

Selama berkarir di bank asing, Siddik menduduki posisi penting di sejumlah negara, seperti Singapura, Filipina, Hong Kong, Jerman, Inggris, hingga Amerika.

Pada 2014, dia bergabung dengan Bank Mandiri sebagai Executive Vice President di Retail Risk Directorate. Pada rapat umum pemegang saham tahunan pada 2015, Siddik diangkat sebagai Director Risk Management & Compliance.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini