Saham TLKM Masih Diburu Asing, IHSG Lanjutkan Tren Penguatan

Bisnis.com,24 Nov 2020, 09:13 WIB
Penulis: Ria Theresia Situmorang
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren penguatannya pada awal perdagangan Selasa (24/11/2020).

Setelah dibuka pada level 5.677,3, indeks acuan terus menguat hingga ke posisi 5.689,640, naik 0,65 persen atau 36,876 poin pada pukul 09.01 WIB.

Sebelumnya, IHSG juga ditutup pada posisi menguat 1,45 persen atau 81,11 poin ke level 5.652,764.

Pada awal perdagangan hari ini, sebanyak 211 saham menguat, 27 melemah dan 161 stagnan.

Adapun, nilai transaksi pada awal perdagangan hari ini sebanyak Rp566,414 miliar, dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp10,52 miliar. Hingga saat ini, aksi jual beli saham masih didominasi oleh pelaku pasar dalam negeri.

Berdasarkan besaran transaksinya, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) membukukan nilai transaksi terbesar sejauh ini sebesar Rp91,89 miliar, menyusul di belakangnya adalah PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan nilai transaksi sebesar Rp51,81 miliar.

Saham TLKM juga paling banyak diburu oleh asing dengan nilai beli bersih asing mencapai Rp9,3 miliar, sementara asing paling banyak membuang saham PT Sentul City Tbk. (BKSL) dengan catatan jual bersih asing sebanyak Rp9,95 miliar.

Berikutnya, PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) dan PT PP Properti Tbk (PPRO) masih mencatatkan kenaikan dengan persentase tertinggi di antara semua anggota di indeks acuan masing-masing 13,21 persen dan 10 persen.

Di sisi lain, bursa Asia bergerak variatif pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks Jepang Nikkei 225 terpantau menguat 2,62 persen sedang indeks Hong Kong Hang Seng juga terkoreksi 0,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Aprianto Cahyo Nugroho
Terkini