Lantik DAI, Basuki Beberkan Peran Arsitek

Bisnis.com,03 Des 2020, 19:19 WIB
Penulis: Yanita Petriella
Ilustrasi pembangunan gedung apartemen. Peran arsitek diperlukan di setiap pembangunan gedung./Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengukuhkan Dewan Arsitek Indonesia (DAI).

Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bertepatan dengan Hari Bakti PUPR yang ke-75 pada Kamis (3/12/2020).

Berdasarkan hasil seleksi calon anggota DAI oleh Panel Ahli Seleksi, terpilih sembilan anggota DAI yang merupakan perwakilan dari unsur anggota organisasi profesi, pengguna jasa arsitek, dan akademisi.

"Saya merasa berbahagia dan bangga dapat mengukuhkan ibu bapak sekalian sebagai Dewan Arsitek Indonesia tepat pada hari bakti PUPR,” kata Basuki.

Menurutnya, DAI akan menjadi wadah untuk dapat utamanya meningkatkan profesionalisme para arsitek sehingga akan bertanggung jawab juga terhadap keselamatan bangunan untuk masyarakat.

Dia menilai keberadaan arsitek ini sangat penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Hampir seluruh konstruksi infrastruktur yang dilakukan Kementerian PUPR melibatkan arsitek profesional yang tidak hanya membuat gedung menjadi bangunan, tetapi turut juga memberikan nilai estetika.

Dia mencontohkan keterlibatan arsitek dalam renovasi Gelora Bung Karno untuk penyelenggaraan Asian Games 2 tahun lalu, renovasi Masjid Istiqlal, dan desain ibu kota negara baru.

“Tanpa arsitek, bangunan tidak ada estetikanya. Tanpa arsitek bangunan itu menjadi besi dan beton yang dipasang, tidak ada rasanya, tidak ada estetikanya, seperti benda mati yang dipasang menjadi penghubung satu tempat ke tempat lain," tuturnya.

Adapun kesembilan anggota DAI yakni Aswin Indraprastha, Bambang Eryudawan, Didi Haryadi, Gunawan Tjahjono, Karnaya, Lana Winayanti, Sonny Sutanto, Stevanus J. Manahampi, dan Yuswadi Saliya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: M. Syahran W. Lubis
Terkini