Bank Banten (BEKS) Siap Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah usai Pandemi

Bisnis.com,09 Des 2020, 08:46 WIB
Penulis: M. Richard
Gedung Bank Banten/bankbanten.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (Bank Banten) siap mendukung pembangunan perekonomian daerah dalam upaya pulih dari pandemi.

Bank Banten pun melaksanakan webinar nasional dengan tema Kick Off Business Bank Banten 2021 pada Senin (7/12/2020).

Pertemuan yang dilakukan secara online video conference tersebut ditujukan untuk memberikan pengetahuan kepada segenap insan pengambil keputusan di Bank Banten, khususnya dalam hal pemahaman perekonomian di tengah Pandemi Covid-19.

Selain itu, kegiatan webinar tersebut juga dilakukan guna memberikan arah kebijakan strategis Perseroan yang akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi fungsional, mencakup upaya intermediasi dan strategi penciptaan nilai sebagai Bank Pembangunan Daerah.

Pada kesempatan tersebut, hadir Ekonom Senior yang juga merupakan salah satu pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri.

Faisal menyatakan bahwa perbankan perlu mempersiapkan diri untuk menangkap peluang pemulihan ekonomi pascapandemi dan mendorong inovasi melalui teknologi.

Keberadaan Bank Banten sebagai Bank Pembangunan Daerah (BDP) dinilai sangat penting untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Banten.

Keberpihakan segenap pemangku kepentingan, khususnya kepala daerah di Provinsi Banten kepada Bank Banten sebagai BPD sangatlah diperlukan, tidak hanya dalam hal permodalan.

"Menempatkan Bank Banten sebagai salah satu pilar pembangunan dan menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian daerah tentunya juga merupakan skema ideal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," sebutnya dalam siaran pers Bank Banten, Selasa (8/12/2020).

Dia menyampaikan Bank Banten sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam memajukan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) setempat yang tentunya harus diiringi dengan kemajuan teknologi untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Adapun, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan dengan dukungan para pemangku kepentingan, tentunya membuat keberadaan perseroan akan memberikan efek pengganda perekonomian pada segenap masyarakat.

"Banten dengan turut memanfaatkan kurva pertumbuhan ekonomi yang relatif baik bilamana dibandingkan dengan Provinsi lainnya di Indonesia," tuturnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pengelolaan Statistik (BPS), dalam periode 2014 – 2019, PDRB Banten atas harga konstan tahun 2010 meningkat dengan Compounding Aggregate Growth Rate (CAGR) 5,6 persen, sedangkan PDRB atas dasar harga berlaku meningkat dengan CAGR 9,2 persen.

Meskipun dalam 6 bulan pada 2020 PDRB Banten turun dibandingkan dengan periode yang sama 2019, PDRB Banten diperkirakan akan kembali meningkat ke depan seiring potensi membaiknya konsumsi masyarakat ditengah adanya kebijakan serta meningkatnya konsumsi Pemerintah yang didukung oleh pengeluaran pandemi Covid-19.

Dari sektor penanaman modal asing (PMA), untuk penanggulangan meskipun sempat meningkat dalam periode 2014-2017, namun PMA di Banten cenderung menurun beberapa waktu terakhir, terutama di tengah meningkatnya tekanan ekonomi secara global akibat pandemi Covid-19.

Pada semester I 2020, terdapat 2178 proyek yang didanai dengan Penanaman Modal Asing, dengan nilai investasi mencapai USD733,1 juta.

Secara nasional, pada kuartal II 2020, Provinsi Banten menempati peringkat lima untuk realisasi investasi dari investor asing, dengan nilai investasi sebesar US$411,0 juta, dan memiliki porsi sebesar 6,1 persen dari total nilai penanaman modal asing di Indonesia.

Ke depan, Banten pun diperkirakan akan tetap menjadi salah satu tujuan investasi PMA yang didukung oleh jalur distribusi produk dan infrastruktur Banten yang sangat memadai seperti Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Merak, Jalan Tol Jakarta yang ada di Banten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Annisa Sulistyo Rini
Terkini