Sering Diabaikan, Nasihat Keuangan Ini Bisa Bikin Rekening Gemuk

Bisnis.com,31 Des 2020, 10:34 WIB
Penulis: Ika Fatma Ramadhansari
Ilustrasi/Futureofeducation

Bisnis.com, JAKARTA -- Akhirnya tahun 2020 akan berakhir. Tahun baru adalah saat yang tepat untuk membuat resolusi. 

Setelah berada dalam krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, ada baiknya mengulas kembali strategi dalam perencanaan keuangan. Tahun ini bukan periode yang mudah dan diperkirakan 2021 semuanya belum kembali normal seperti sebelum virus Corona menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

Jangan sampai tabungan terkuras untuk diskon besar-besaran, liburan akhir tahun, cicilan, dan kebutuhan mendadak yang kurang diperlukan lainnya. Bonus akhir tahun dari kantor yang diharapkan bisa menjadi tabungan pun akhirnya bisa jadi tidak tersisa.

Mengutip Business Insider pada Kamis (31/12/2020), berikut nasihat pengelolaan uang akhir tahun yang yang dirangkum dari lima profesional keuangan:

1. Review Akhir Tahun

Akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan semua hal, termasuk pengelolaan finansial. Gunakan akhir tahun ini untuk mengamati rekening dan mencatat aset. 

Perencana keuangan dan penasihat keuangan senior di Personal Capital Daniel Kellogg mengatakan bahwa melakukan tinjauan akhir tahun harus mencakup penilaian tabungan Anda, uang tunai yang tersedia, dan alokasi portofolio investasi jika ada. 

"Apakah alokasi sudah sesuai dengan target yang Anda inginkan? Apakah target alokasi tersebut masih sesuai untuk Anda? Jika tidak, mungkin perlu dilakukan rebalance," ungkap Kellogg dikutip Kamis (31/12/2020).

2. Hati-hati Pengeluaran Liburan

Belanja hadiah mungkin jadi fokus Anda bulan ini. Namun sebelum Anda menggunakan kartu kredit atau pun uang tunai, perencana keuangan MassMutual Adam Deady menyarankan untuk menahan diri.

"Rencanakan dan pilih dengan bijak. Jika kamu menumpuk tagihan apa pun dari belanja liburan, harap ingat untuk membayar tagihan tepat waktu di tahun baru," kata Deady.

Dia menambahkan jika mengalami kesulitan membayar tepat waktu, hubungi pemberi pinjaman sebelum pembayaran jatuh tempo untuk melihat apakah ada pengaturan lain yang bisa dibuat.

Selain membangun kebiasaan keuangan yang bertanggung jawab, membayar tagihan tepat waktu dapat membantu membangun skor kredit yang kuat ungkap Deady.

3. Audit Langganan Anda

Dengan begitu banyak waktu yang dihabiskan di rumah pada 2020, banyak orang memilih layanan berlangganan yang mungkin tidak mereka gunakan lagi atau bahkan mereka lupa telah mendaftarkan diri.

Perencana keuangan dan pendiri Intrepid Eangle Finance Charles H. Thomas III mengatakan layanan berlangganan sangat mudah untuk didaftarkan. "Dalam sebuah survei, orang Amerika ditemukan menghabiskan rata-rata $237,33 sebulan untuk berbagai langganan. Lakukan audit cepat terhadap layanan bulanan berulang," ungkap Thomas.

4. Kumpulkan Dana Darurat

Pandemi mempengaruhi kehidupan keuangan banyak orang tahun ini, dan memiliki dana darurat menjadi lebih penting dari waktu-waktu sebelumnya. Perencana keuangan dan pendiri Fortitude Financial Planning Travis Tracy mengeatakan setiap orang harus memiliki dana darurat yang mencakup tiga hingga enam bulan pengeluaran rutin bulanan Anda.

"Pertama, ketahui ke mana perginya uang Anda dengan melacak pengeluaran. Kemudian, ambil jumlah bulanan, kurangi tabungan, dan kalikan dengan tiga atau enam," jelas Tracy.

5. Pindahkan kelebihan uang tunai ke rekening tabungan atau investasi

Perencana keuangan dan Presiden Olson Wealth Group, Sharon Olson mengatakan memindahkan kelebihan uang tunai ke dalam portofolio investasi sangat baik. Akan tetapi harus diingat, kelebihan uang itu bukanlah tabungan. 

"Dengan memindahkannya langsung ke rekening tabungan atau rekening investasi, Anda menciptakan penghalang mental untuk tidak membelanjakan dana tersebut," ungkap Olson.

Selain itu Olson juga menghimbau semua orang untuk membuat program tabungan. Lebih baik lagi, buatlah tabungan berjangka atau sejenisnya yang dapat langsung memotong gaji setiap bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Muhammad Khadafi
Terkini