Presiden PSG Tolak Pimpin ECA, Tapi Bukan Berarti Gabung ESL

Bisnis.com,19 Apr 2021, 23:39 WIB
Penulis: M. Syahran W. Lubis
Presiden Paris Saint-Germain Nasser Al Khelaifi/Boursifoot

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Paris Saint-Germain PSG Nasser Al-Khelaifi menolak kesempatan untuk menggantikan Andrea Agnelli sebagai ketua Asosiasi Klub Eropa (ECA).

ECA terguncang dengan pengunduran diri dari semua 12 klub yang terlibat dalam Liga Super Eropa (European Super League/ESL) yang direncanakan bergulir mulai Agustus 2021.

BBC melihat Al-Khelaifi adalah pilihan pertama untuk menggantikan bos Juventus Agnelli, yang dikecam Union of European Football Association karena langkahnya bergabung dengan ESL yang digagas Presiden Real Madrid Florentino Perez.

Namun, Al Khelaifi, pebisnis berkebangsaan Qatar, menolak mengambil alih posisi yang ditinggalkan Agnelli dengan alasan tak mau menambah beban kerjanya.

Meski Al Khelaifi menolak menggantikan Agnelli di ECA, BBC mendapat informasi bahwa bukan berarti ini merupakan langkah juara Prancis PSG untuk bergabung dengan ESL.

Atletico Madrid, Barcelona, Real Madrid, AC Milan, Arsenal, Chelsea, Inter Milan, Juventus, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur adalah anggota pendiri.

ESL berharap mendapatkan tiga klub lagi sebagai bagian dari pendiri, dua di antaranya diharapkan adalah juara Bundesliga Jerman Bayern Munchen dan juara Ligue 1 Prancis PSG. Kedua tim itu finalis Liga Champions musim 2019-2020 dengan Munchen menjadi juara.

Namun, PSG pula yang telah menyingkirkan Munchen di Liga Champions musim 2020-2021 di babak perempat final sehingga klub Jerman itu gagal mempertahankan gelar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: M. Syahran W. Lubis
Terkini