Transaksi Remitansi Bank Mandiri Masih Melambat Awal 2021

Bisnis.com,20 Apr 2021, 18:51 WIB
Penulis: Azizah Nur Alfi
Karyawan merapikan uang dolar dan rupiah di Kantor Cabang Bank Mandiri di Jakarta, Kamis (14/1/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja bisnis remitansi PT Bank Mandiri Tbk. masih melambat pada awal 2021. Meski begitu, momentum Ramadan diharapkan bisa mendorong kinerja remitansi sehingga dapat tumbuh positif di akhir tahun ini.

VP Retail Deposit Products and Solution Bank Mandiri Evi Dempowati mengatakan frekuensi transaksi remitansi hingga hingga kuartal I/2021 turun 18% secara year on year. Penurunan ini merupakan efek lanjutan dari tren penurunan transaksi akibat pandemi Covid-19.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan rata-rata transaksi tiga bulan sebelumnya, kinerja bulan Maret 2021 mengalami peningkatan transaksi sebesar 20%. Adanya momentum Ramadan diharapkan dapat mendorong transaksi remitansi sehingga dapat tumbuh positif di tahun ini.

Evi mengatakan secara historis Ramadan mendorong transaksi remitansi mulai satu hingga dua bulan sebelumnya. Perseroan memproyeksikan peningkatan pada Ramadan akan terus berlanjut sehingga mendorong transaksi hingga akhir tahun 2021.

Dari situ, Bank Mandiri menargetkan transaksi remitansi dapat tumbuh sebesar 20% secara yoy. Selanjutnya, dapat menyumbang fee based income tumbuh sebesar 7%.

"Negara-negara yang menjadi penyumbang utama transaksi tetap berasal dari negara yang menjadi tujuan utama Pekerja Migran Indonesia (PMI) seperti Malaysia, Hong Kong, Arab Saudi, UAE dan Singapura," katanya, Selasa (20/4/2021).

Guna mengejar target pertumbuhan tersebut, Bank Mandiri bekerja sama dengan berbagai partner melakukan inisiatif pengembangan remitansi digital. Dengan pengembangan tersebut, nasabah nantinya akan lebih mudah, lebih nyaman, dan lebih cepat dalam melakukan transaksi pengiriman uang.

Selain itu, Bank Mandiri juga melakukan berbagai program tematik yang dilakukan di berbagai jaringan Bank Mandiri di luar negeri untuk mendorong pertumbuhan transaksi yang telah ditargetkan, termasuk program pemberdayaan kewirausahaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui program Mandiri Sahabatku yang terus dilaksanakan sejak 2011.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Simak berita lainnya seputar topik di bawah ini:
Editor: Ropesta Sitorus
Terkini